Wednesday, 17 Ramadhan 1440 / 22 May 2019

Wednesday, 17 Ramadhan 1440 / 22 May 2019

Jokowi dan Prabowo Tanggapi Ledakan Saat Debat

Senin 18 Feb 2019 06:42 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Muhammad Hafil

Petugas kepolisian melakukan penyisiran di lokasi ledakan yang terjadi di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Ahad (17/2/2019).

Petugas kepolisian melakukan penyisiran di lokasi ledakan yang terjadi di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Ahad (17/2/2019).

Foto: Antara/Rivan Awal Lingga
Wiranto menyebut tak ada korban jiwa dan materi pascadebat tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) dan capres Prabowo Subianto, memberikan tanggapan atas terjadinya ledakan di parkir timur Senayan pada saat debat kedua pilpres sedang berlangsung, Ahad (17/2) malam. Jokowi hanya melemparkan senyum sementara Prabowo menanggapi dengan gurauan.

Baca Juga

Sebagaimana diketahui, ledakan sempat terjadi di lokasi nonton bareng (nobar) debat kedua pilpres di parkir timur Senayan. Ledakan terjadi pada saat capres Jokowi sedang memaparkan visi dan misi bidang energi-panhan, SDA-lingkungan hidup dan infrastruktur. Ledakan terjadi sebanyak tujuh kali dan berlokasi di dekat para pendukung capres Prabowo.

Jokowi yang ditemui wartawan usai pelaksanaan debat, mengaku tidak mendengar adanya ledakan. "Ndak..Ndak...(tidak mendengar suara ledakan)," ujarnya.

Saat dimintai tanggapan, Jokowi tidak menjawab. Dirinya justru melemparkan senyum.

Sementara itu, capres Prabowo juga tidak mengetahui adanya ledakan. Dirinya sempat bertanya di mana lokasi kejadian itu.

"Ada ? Di mana ?," tuturnya balas bertanya kepada wartawan.

Ketika dijelaskan, Prabowo justru bergurau. "Oya ? Perasaan saja. Kalian jangan besar-besarkan," katanya.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, menjelaskan soal kejadian ledakan itu. Dia menegaskan tidak ada korban jiwa dan materi akibat ledakan.

Menurut Wiranto, dirinya sudah mengetahui berita ledakan dari Kapolda Metro Jaya. "Saya mendengar ada Kapolda, ada Pangdam. Sudah menjelaskan kepada saya. Itu ledakan dari petasan yang besar, tidak ada korban manusia, korban materi, " ujar Wiranto kepada wartawan di Hotel Sultan, Ahad malam.

Dia menduga, ada pihak yang iseng dan usil sengaja membuat kericuhan pada saat debat berlangsung. Karena itu, Wiranto memastikan kondisi saat ini aman.

"Ancaman dari mana ? Tidak. Biarkan saja," tegas Wiranto.

Dia pun meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi. Sebab, setelah dilakukan identifikasi di lokasi, ledakan bersumber dari mercon besar.

"Tidak usah mengada-ada. Sementara penjelasan dari Kapolda yang langsung. masuk ke wilayah ledakan itu, diidentifikasi ledakan dari mercon besar. maksud bagaimana kita dalami lag," tegas dia.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman masih enggan memberikan tanggapan soal ledakan. Dia menuturkan masih akan mencari tahu dulu kejadian persisnya.

"Saya pelajari dulu ya. Nanti juga akan kami lakukan evaluasi secepatnya," tutur Arief.

Sebagaimana diketahui, debat kedua pilpres telah selesai digelar pada Ahad malam. Dalam debat tersebut dibahas sejumlah tema yakni energi-pangan, SDA-lingkungan hidup dan infrastruktur. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA