Senin, 18 Rajab 1440 / 25 Maret 2019

Senin, 18 Rajab 1440 / 25 Maret 2019

BPN: Prabowo Janjikan Kejutan di Debat Kedua Nanti

Ahad 17 Feb 2019 16:24 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Gita Amanda

Koordinator juru bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzhar Simanjuntak.

Koordinator juru bicara (Jubir) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzhar Simanjuntak.

Foto: Republika/Febrianto Adi Saputro
Prabowo akan menyampaikan sejumlah gagasan terkait solusi persoalan bangsa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Koordinator Juru Bicara (Jubir) Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan akan ada kejutan yang disampaikan calon presiden (capres) Prabowo Subianto pada debat kedua, Ahad (17/2) malam nanti. Dahnil mengatakan Prabowo akan menyampaikan sejumlah gagasan terkait solusi persoalan bangsa saat ini.

Baca Juga

"Kejutannya tentu adalah solusi perubahan, dengan kondisi sekarang ini beliau akan bawa konsepsi tawaran kepemimpinan yang lebih kuat, kepemimpinan yang menawarkan solusi dan sebagainya," kata Dahnil di Media Center Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta, Ahad.

Menurutnya Prabowo bakal tampil lebih ringan tanpa beban. Sebab beban petahanan cenderung akan dirasa lebih berat dengan janji-janji politiknya di pilpres 2014 lalu.

Mantan ketua PP Pemuda Muhammadiyah itu juga memastikan Prabowo tidak akan tampil agresif. Namun Prabowo akan mengkritisi sejumlah kebijakan yang dinilai belum maksimal dilakukan di pemerintahan Jokowi.

"Jadi posisi Pak Prabowo tentu seperti biasa, beliau akan bergembira dalam debat ini kemudian memberikan pesan konkret kepada masyarakat," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Cawapres Sandiaga Uno. Sandiaga mengungkapkan Prabowo tidak akan tampil menyerang. Mantan wakil gubernur DKI Jakarta tersebut menuturkan Prabowo hanya ingin menampilkan suatu program yang dibutuhkan masyarakat.

"Karena kepentingan kita pada Pemilu ini adalah rakyat yang harus kita berjuang bersama adalah dengan rakyat bukan gontok-gontokan atau perang total, atau bukan untuk saling menjatuhkan. Saling memastikan bahwa programnya ini menjadi program yang bisa langsung dirasakan masyarakat 2019-2024," kata Sandiaga menjelaskan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA