Jumat, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Jumat, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

BPN Sebut Prabowo Siapkan Jawaban Jika Ditanya Prestasi

Sabtu 16 Feb 2019 13:17 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Dwi Murdaningsih

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Sudirman Said (kanan) saat akan memberikan Pidato Kebangsaan di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/21019).

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Sudirman Said (kanan) saat akan memberikan Pidato Kebangsaan di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (15/21019).

Foto: Antara/Aji Styawan
Prabowo berkomitmen tidak menanyakan hal-hal yang tidak substantif.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menyarankan agar calon presiden (capres) nomor urut 02 Prabowo lebih agresif pada debat kedua yang akan digelar Ahad (17/2). Terkait tema yang diusung pada debat kedua ini, tim BPN juga optimis Prabowo akan menguasai isu. Prabowo, kata Haryadin, akan fokus pada narasi-narasi yang substansial.

Bahkan dia juga menyebut, Prabowo sudah mengantongi jawaban jika lawannya bertanya apa prestasi Prabowo. “Tim beri saran agar lebih agresif sedikit. Tapi kita hanya bisa memberi saran, kan yang debat pak Prabowo,” kata Juru Bicara BPN Haryadin Mahardika dalam talkshow Polemik MNC Trijaya di d'Consulate Jakarta, Sabtu (16/2).

Baca Juga

Kendati demikian kata Haryadin, Prabowo telah berkomitmen untuk tidak mengulik ranah personal dari capres pejawat juga tidak akan tricky. Seperti menanyakan singkatan atau hal lain yang tidak substantif.

Prabowo dan Jokowi pernah beradu pada debat capres tahun 2014 lalu. Pada masa itu, Jokowi sempat menanyakan singkatan dari TPID (Tim Pengendalian Inflasi Daerah, red) kepada Prabowo. Dan kala itu Prabowo tidak bisa menjawab singkatan itu dengan benar.

“Tim sampai memaksa agar Prabowo menghafal singkatan. Ada ratusan singkatan. Tapi dia menolak karena menurut dia yang penting substansi masalah,” kata dia.

Diketahui, untuk debat capres kali ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak memberikan kisi-kisi seperti pada debat pertama. Adapun tema yang akan diangkat untuk debat kedua yaitu meliputi tema energi, pangan, infrastruktur,  sumber daya alam dan lingkungan hidup.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA