Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

PKS Dapat Dukungan dari GNPF dan Persaudaraan Alumni 212

Jumat 15 Feb 2019 01:23 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Teguh Firmansyah

Presiden PKS, Sohibul Iman.

Presiden PKS, Sohibul Iman.

Foto: Republika/Iman Firmansyah
GNPF dan Persaudaraan Alumni 212 bertekad memenangkan pasangan Prabowo-Sandi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah pengurus Persaudaraan Alumni 212 dan Gerakan Nasional Pengawasl Fatwa (GNPF) Ulama mendatangi kantor DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kehadiran mereka untuk memberikan dukungan kepada PKS pada pemilihan umum (Pemilu) 2019. Bahkan mereka siap bersinergi dengan organisasi lain untuk memenangkan PKS.

"InsyaAllah GNPF Ulama dan PA 212 akan bersinergi untuk bagaimana kita bisa berjuang bersama-sama demi Islam. Salah satunya adalah dengan memperbesar partai Islam agar nanti di Parlemen bisa kuat," tegas Ketua PA Slamet Ma'arif di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (14/2).

Selain membantu PKS lolos ke parlemen, PA 212 dan GNPF Ulama juga bertekad untuk memenangkan pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di kancah pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Apalagi Prabowo-Sandiaga merupakan pasangan yang direkomendasikan pada ijtima ulama.

"Pastinya kita akan mengawal memenangkan Presiden pilihan kita semua. Kita berharap eksekutif dan legislatif harus kuat, terangnya.

Baca juga, Soal Dukungan Alumni 212, HNW: Bebas Dukung Siapa Saja.

Sementara itu, Presiden PKS, Sohibul Iman memberikan apresiasi kepada PA 212 dan GNPF Ulama yang telah memberikan dukungan kepada partainya. Menurutnya, dukungan kedua pihak ini akan menjadi penyemangat untuk bekerja lebih baik lagi sebagai representasi partai Islam di Indonesia. PKS juga, kata Sohibul akan menjaga kepercayaan umat tersebut.

"Kami sangat senang dan berterima kasih kepada pimpinan GNPF Ulama dan PA 212 atas dukungannya. Kita akan berkerja dengan sebaik mungkin, untuk mendukung kepentingan umat Islam," tutur Sohibul Iman.

Sebelumnya, PKS berencana mengirimkan tim bantuan hukum untuk Slamet Ma'arif yang saat ini menjadi tersangka pelanggaran kampanye. PKS juga akn berupaya melakukan upaya yang maksimal agar Slamet Ma'arif dapat memperoleh haknya dengan adil. Namun PKS juga tetap menghormati keputusan hukum yang berlaku saat ini.

"Kami akan memberikan bantuan hukum dengan mengutus lawyer, baik yang tergabung dalam BPN maupun yang tidak," kata Sohibul.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA