Friday, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Friday, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

TKN: Tema Debat Kedua Jokowi Banget

Kamis 14 Feb 2019 10:29 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Ratna Puspita

Ace Hasan Syadzily

Ace Hasan Syadzily

Foto: Republika/Prayogi
Jokowi membangun infrasruktur di pelosok, perbatasan, pinggiran, pulau terdepan.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin, Ace Hasan Syadzily, menyatakan calon presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menunjukkan kelasnya pada debat kedua 17 Februari mendatang. Bahkan, dia menyebutkan tema debat kedua ini, terutama infrastruktur, akan menunjukan kapasitas Jokowi sebagai pemimpin.

"Tema debat kedua ini Jokowi banget. Sebagai pejawat, Pak Jokowi bukan lagi berjanji tapi sudah memberikan bukti dengan capaian-capain yang dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Perubahan itu bisa dilihat dengan mudah antara sebelum (before) dengan (after)," kata politikus Partai Golkar dalam pesan singkatnya yang diterima Republika, Kamis (14/2).

Ace menambahkan, perubahan yang paling nyata adalah di bidang infrastruktur. Dalam lebih dari empat tahun, presiden Jokowi meletakkan paradigma pembangunan Indonesia Sentris.

Jokowi tidak hanya membangun infrastruktur bukan hanya di Jawa, tetapi di seluruh pelosok Indonesia, perbatasan, kawasan pinggiran, pulau terdepan, dan kawasan terisolir. "Baru di era Pak Jokowi, rakyat di perbatasan bangga menjadi warga negara Indonesia karena kawasan perbatasan ditempatkan sebagai beranda terdepan Indonesia," tambahnya.

Ia menyebutkan jokowi telah membangun 3.432 km jalan, 947 km jalan tol, 10 bandara baru, 19 pelabuhan, palapa ring yang menjangkau 457 kabupaten, 17 bendungan, ribuan embung dan saluran irigasi. Selain itu, rasio elektrifikasi listrik mencapai 98,3  persen pada era Jokowi.

Selain itu, Ace menjelaskan, infrastruktur yang dibangun pemerintahan pada era Jokowi bukan hanya infrastruktur besar, melainkan juga infrastruktur dasar yang dibutuhkan rakyat. Misalnya, ia menyebutkan, penyediaan air bersih (SPAM), pembangunan jalan desa, dan MCK.

Ace mengatakan, selama ini kubu pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga sering mencibir apa yang dikerjakan Jokowi sebagai sesuatu yang tidak bermanfaat bagi rakyat. Tidak hanya itu, ia mengatakan kubu 02 kemungkinan akan merespons keberhasilan pembangunan infrastruktur tersebut dengan nyinyir pada hal-hal klise.

Namun, Jokowi sudah siap dengan serangan itu dan akan membuat serangan balik yang sangat tajam pada debat kedua. "Hal-hal yang klise seperti dominasi BUMN dalam pembangunan infrastruktur, pembiayaan infrastruktur yang disebut mereka banyak dari sumber utang, kemahalan biaya infrastruktur, kualitas infrastruktur sampai dengan kasus-kasus korupsi dalam proyek infrastruktur," terang Ace.

Di sisi lain, Ace juga menyarankan kubu lawan harus lebih sering turun bertanya pada rakyat. Sebab, ia mengatakan, rakyat merasakan manfaat dari apa yang dibangun. "Infrastruktur bukan hanya memperlancar konektivitas,  menurunkan biaya logistik, tapi juga mempersatukan Indonesia," kata Ace.

Ace mengatakan, pembangunan infrastruktur di seluruh pelosok jelas membuka banyak lapangan pekerjaaan. "Bukan saja yang besar-besar, tetapi juga pembangunan infrastruktur dasar yang kecil lewat dana desa yang disalurkan melalui sistem padat karya tunai," kata dia.

Tidak hanya membalas serangan, Jokowi juga akan mengangkat mengenai visinya ke depan. Ia menjelaskan apa yang dibangun selama empat tahun ini merupakan sebuah fondasi untuk dilanjutkan pada periode berikutnya.

Caranya adalah mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan pengembangan ekonomi kawasan, dengan sentra-sentra ekonomi, dengan kawasan perdesaan, dan pengembangan ekonomi digital serta memperbesar manfaat infrastruktur bagi UMKM. "Dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur agar lebih merata, Pak Jokowi tidak hanya mengandalkan dana APBN tapi juga mengembangkan pembiayaan kreatif dan inovatif yang melibatkan swasta, BUMN dan BUMD," kata Ace.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA