Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

Monday, 21 Rabiul Awwal 1441 / 18 November 2019

BPN Tegaskan Prabowo tak Gunakan Jasa Konsultan

Rabu 16 Jan 2019 20:40 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Muhammad Hafil

Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat akan menyampaikan pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center, Senin (14/1).

Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno saat akan menyampaikan pidato kebangsaan di Jakarta Convention Center, Senin (14/1).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Prabowo siap lahir dan batin menghadapi debat perdana.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Legislatif Badan Pemenangan Nasional (BPN), Edhy Prabowo menegaskan bahwa calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto tidak menggunakan jasa konsultan dalam maupun luar negeri. Kendati demikian, Prabowo dianggap sudah sangat siap lahir batin menghadapi debat perdana pilpres 2019.

"Tidak pakai jasa konsultan, jadi cukup konsultannya itu timnya. Beliau sudah sangat yakin, yang saya harapkan sekarang beliau istirahat jangan diganggu banyak kegiatan sehingga besok bisa fresh," ujar Wakil Ketua Partai Gerindra itu saat ditemui di Media Center Prabowo-Sandiaga di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Rabu (16/1).

Menurut Edhy, Prabowo sudah melakukan persiapan yang matang, termasuk melakukan penajaman-penajaman. Artinya, Prabowo tidak akan bermain-main dengan amanah yang diembannya. Apalagi, kata dia, Prabowo adalah pribadi yang sangat fokus fokus dalam kegiatan dan menghadapi tanggung jawab apapun.

"Persiapan bentuknya seperti apa, biarlah beliau dengan timnya yang menentukan. Saya pikir karena Prabowo sudah menganggap SBY (Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai mentornya pasti akan ada pengarahan dari beliau," ucap dia.

Kemudian terkait siapa saja yang akan hadir menemani ke lokasi debat, kata Edhy, Prabowo dan timnya yang menentukan. Kemungkinan yang akan hadir langsung adalah, Ketua BPN, Djoko Santoso berserta timnya, ketua umum partai koalisi. Namun mengingat jatah kursi yang diberikan penyelenggara debat hanya 50 orang untuk masing-masing pasangan calon maka akan ditentukan siapa saja.

"Sedikit atau banyak yang hadir beliau siap. Karena sedikit banyak pendukung yang hadir beliau siap. Saya yakin para pendukung Prabowo-Sandiaga seluruh Indonesia sudah siap di depan televisi untuk menyaksikan debat," ucapnya.

Sementara itu Dewan Pakar Prabowo-Sandiaga, Laode Kamaluddin menyampaikan sebenarnya Prabowo sudah melakukan simulasi debat pada pidato kebangsaan Indonesia Menang. Bahkan pidato kebangsaan yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senin (14/1) merupakan simulasi yang paling bagus. Sehingga saat ini tinggal dipersempit materinya.

"Jadi inggal materinya saja dipersempit menjadi lebih tajam. Ada debat yang normatif ada debat yang sifatnya strategi itu sudah dikuasai hampir semua materi. Beliau merasa telah siap kita tetap yakin dalam perdebatan ini kalau strategi itu berjalan dengan baik itu betul Indonesia Menang dalam debat pertama," tutur Laode.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA