Wednesday, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Wednesday, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

TKN Siapkan Nonton Bareng Debat Capres

Sabtu 12 Jan 2019 12:27 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Esthi Maharani

Maman Imanulhaq

Maman Imanulhaq

Foto: Republika/Yogi Ardhi
TKN menghendaki substansi materi debat juga tersosialisasi ke masyarakat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Maman Imanulhaq menyebut TKN sedang menyiapkan titik-titik nonton bareng debat calon presiden se-Indonesia. Menurut Maman, selain fokus pada debat, TKN menghendaki substansi materi debat juga tersosialisasi ke masyarakat. Sesuai tujuannya, kata Maman, debat capres diharapkan memberi edukasi politik bagi masyarakat.

"Kami ingin memperkuat kembali fungsi debat itu buat edukasi politik. Saya di Direktur Relawan menyiapkan bagaiamana debat itu tersosialisasi dengan baik sehingga siapkan titik debat seluruh indonesia nonton bareng," ujar Maman saat telekonfrence di bertema 'Jelang Debat Siapa Hebat' di Menteng, Jakarta, Sabtu (12/1).

Maman menyebut, tidak ada persiapan khusus TKN maupun Jokowi-Ma'ruf untuk debat capres pertama 17 Januari mendatang. Maman menilai, baik Jokowi-Ma'ruf sudah sangat siap untuk mengikuti debat capres. Apalagi lanjut Maman, sebagai calon dari pejawat, Jokowi memiliki pengalaman dan program yang jelas untuk dipaparkan di debat capres.

"Tidak ada persiapan khusus, karena yang sudah dilakukan Jokowi-amin, trek record kami adalah kerja, berbasis pengalaman, tidak mimpi tapi betul betul konstruktif, berbeda dengan pasangan sebelah ya," ungkap Maman.

Politikus PKB itu menuturkan, pasangan nomor urut 01 tidak memiliki masa lalu yang terkait tema debat pertama yakni hukum, HAM, korupsi dan terorisme. Karenanya, ia menilai baik Jokowi-Ma'ruf tidak memiliki beban untuk debat capres mendatang.

"Debat pertama, menjadi kekuatan karena Jokowi tidak mempunyai masa lalu pelanggaran HAM dan terkait apapun masalah korupsi. Jokowi akan membawa negara lebih maju," kata dia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA