Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

TKN Siapkan Simulasi Debat untuk Ma'ruf Amin

Sabtu 12 Jan 2019 05:24 WIB

Red: Didi Purwadi

Cawapres yang juga Ketua MUI KH Maruf Amin memberi Orasi Kebangsaan saat Peringatan Tahun Baru Islam di Kampus Untirta, di Serang, Banten, Senin (17/9).

Cawapres yang juga Ketua MUI KH Maruf Amin memberi Orasi Kebangsaan saat Peringatan Tahun Baru Islam di Kampus Untirta, di Serang, Banten, Senin (17/9).

Foto: Antara/Asep Fathulrahman
Jokowi sudah berpengalaman dalam debat baik di pilkada maupun pilpres 2014.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres-Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin telah membentuk Tim Persiapan Debat. Tim akan lebih intensif melakukan persiapan kepada Cawapres KH Ma'ruf Amin.

''Tim Persiapan Debat dengan Kiai Ma'ruf untuk membuat simulasi debat,'' kata Direktur Program TKN Capres-Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Aria Bima, di lokasi Rakornas PDI Perjuangan, Jakarta, Jumat.

Menurut Aria Bima, Capres Joko Widodo telah memiliki banyak pengalaman di pemerintahan. Jokowi juga berpengalaman dalam debat baik di pilkada maupun pilpres tahun 2014. Sehingga, Tim Persiapan Debat akan lebih diintensifkan kepada Ma'ruf Amin untuk lebih memahami Nawa Cita II yang menjadi visi misi pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Aria mengatakan Kiai Ma'ruf harus sangat paham mana visi-misi, kebijakan, program yang sudah dilaksanakan selama empat tahun. Ia juga harus memahami kebijakan mana yang masih berjalan, sampai dengan kegiatan yang belum bisa dilaksanakan dalam periode lima tahun masa jabatan Presiden Jokowi.

Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini optimistis bahwa bantuan dari anggota Komisi III DPR RI yang berada di TKN dapat menambah khasanah dan wawasan dalam menghadapi Debat Capres-cawapres. Karena itu, mereka juga akan berdiskusi dengan Kiai Ma'ruf.

KPU menjadwalkan Debat Capres-Cawapres tahap pertama pada 17 Januari 2019. Debat tahap pertama mengambil tema soal hukum, HAM, korupsi, dan keamanan.

Bima menambahkan, pada Debat Capres-Cawapres, yang utama adalah menguasai kata kunci dari persoalan tersebut. Apalagi, jawaban-jawaban yang disampaikan itu waktunya terbatas.

Menurut Bima, Kiai Ma'ruf adalah intelektual dan dosen. Sehingga, prosesnya cepat untuk menyamakan visi misi soal Nawa Cita II. ''Tidak terlalu sulit menyinkronkan Kiai Ma'ruf  dan Pak Jokowi,'' katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA