Senin, 22 Ramadhan 1440 / 27 Mei 2019

Senin, 22 Ramadhan 1440 / 27 Mei 2019

Debat Capres Jadi Sarana Pendidikan Politik

Jumat 11 Jan 2019 10:20 WIB

Red: Esthi Maharani

Gladi Kotor Debat Capres. Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi bersama jajaran panelis menggelar konpres usai rapat koordinasi persiapan debat pertama pilpres di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Gladi Kotor Debat Capres. Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi bersama jajaran panelis menggelar konpres usai rapat koordinasi persiapan debat pertama pilpres di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Foto: Republika/ Wihdan
Debat bisa jadi bahan pertimbangan masyarakat sebelum menentukan pilihan

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO  - Pengamat Politik dari Universitas Jenderal Soedirman Luthfi Makhasin menilai debat calon presiden dan wakil presiden sangat penting. Debat Capres-Cawapres bisa menjadi sarana pendidikan politik kepada masyarakat secara langsung.

"Bagi masyarakat debat calon presiden dan wakil presiden juga penting untuk menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam memilih," kata Luthfi Makhasin, Jumat (11/1).

Selain itu, yang paling penting kata dia, debat calon presiden dan wakil presiden juga bisa dimanfaatkan oleh masing-masing calon untuk menjelaskan visi misi dan program lima tahun ke depan. "Ini merupakan momentum untuk menjelaskan apa-apa saja yang mau dikerjakan selama lima tahun ke depan," ucapnya.

Bagi pejawat, kata dia, debat capres dan cawapres ini momentum untuk melakukan dan membangun klaim keberhasilan yang selama ini telah dicapai. Sedangkan bagi lawannya, debat ini juga menjadi kesempatan untuk mengkritik terbuka kelemahan kebijakan yang ada dengan menawarkan alternatifnya.

Sementara itu, bagi penyelenggara pemilu, kata dia, pelaksanaan debat penting untuk merumuskan materi debat yang mencerminkan isu-isu publik yang relevan dan menjadi perhatian masyarakat.

"Isu ekonomi dan sosial seperti lapangan kerja, pendidikan dan kesehatan, misalnya, juga perlu dieksplorasi lebih banyak," imubhnya.

Selain itu, kata dia, isu penegakan hukum, HAM, hingga isu penanggulangan terorisme juga penting untuk dieksplorasi lebih banyak lagi. Tujuannya, agar masyarakat punya gambaran nyata tentang apa yang akan dikerjakan kandidat ketika terpilih dan berkuasa.

Menurut rencana, debat calon presiden dan wakil presiden dalam konteks Pemilihan Presiden 2019 akan digelar 17 Januari mendatang dan disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA