Thursday, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

Thursday, 20 Sya'ban 1440 / 25 April 2019

Prabowo: Koalisi Harus Banyak Berbincang

Kamis 10 Jan 2019 20:40 WIB

Red: Ratna Puspita

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melambaikan tangan kepada warga yang menghadiri peringatan 14 tahun bencana tsunami Aceh di Pelabuhan Pendaratan Ikan, Lampulo, Banda Aceh, Aceh, Rabu (26/12/2018).

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melambaikan tangan kepada warga yang menghadiri peringatan 14 tahun bencana tsunami Aceh di Pelabuhan Pendaratan Ikan, Lampulo, Banda Aceh, Aceh, Rabu (26/12/2018).

Foto: Antara/Irwansyah Putra
Prabowo dan Sandiaga meminta masukan dalam banyak hal ketika bertemu SBY.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan koalisi dalam Pemilu Presiden 2019 harus banyak berbincang. Karena itu, dirinya dan Sandiaga Uno menyambangi kediaman Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Koalisi 'kan harus banyak berbincang," kata Prabowo usai bertemu SBY di Jakarta, Kamis (10/1). Ia mengatakan pertemuan dirinya dan Sandiaga dengan SBY dalam rangka meminta masukan dalam banyak hal.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa pertemuan Prabowo/Sandi dengan SBY dalam rangka membicarakan visi dan misi serta berkonsultasi kepada seorang yang telah memenangi Pilpres 2004 dan 2009. "SBY adalah orang yang memenangi Pilpres 2004 dan 2009 sehingga penting bagi Prabowo/Sandi," kata Muzani di kediaman SBY.

Muzani yang juga Wakil Ketua BPN Prabowo/Sandi itu mengatakan bahwa SBY memberikan masukan terkait dengan debat capres dan cawapres. Dalam debat itu, harus dalam kondisi yang fit.

Menurut dia, SBY menyarankan bagaimana menarik simpati dan suara rakyat sebanyak-banyaknya karena dalam debat disaksikan seluruh masyarakat Indonesia. "Bagaimana menarik simpati dan suara rakyat sebanyak-banyaknya karena pada akhirnya bukan hanya orang yang ada di dalam ruangan debat, melainkan pemilih adalah seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Ia mengatakan semua tema debat capres dan cawapres mendapatkan perhatian khusus karena pasangan calon harus menguasai sepenuhnya materi debat. Pertemuan tersebut juga dihadiri, antara lain, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sugiono, dan Direktur Materi Debat BPN Prabowo/Sandi Sudirman Said.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA