Senin, 22 Ramadhan 1440 / 27 Mei 2019

Senin, 22 Ramadhan 1440 / 27 Mei 2019

Megawati: Jangan Halalkan Segala Cara untuk Menangi Pemilu

Kamis 10 Jan 2019 15:13 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Bayu Hermawan

Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri berbicara dalam acara Bu Mega Bercerita di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (7/1/2019).

Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri berbicara dalam acara Bu Mega Bercerita di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (7/1/2019).

Foto: Antara/Aprillio Akbar
Mega meminta semua pihak berpolitik sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengimbau kader partai untuk tidak menghalalkan segala cara untuk memenangi pemilihan umum (pemilu) 2019. Mega meminta, mereka untuk berpolitik sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

"Saya meminta kader-kader PDIP menang dengan cara bermartabat, yakni dengan tidak menyebarkan hoaks, ujaran kebencian dan lain sebagainya," kata Megawati Soekarnoputri saat berpidato di acara HUT PDIP ke-46 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Kamis (10/1).

Terlebih, Mega mengatakan, setelah partai berhasil kembali kekuasaan setelah 10 tahun lamanya di luar lingkaran pemerintahan. Presiden RI ke-5 ini melanjutkan, partai saat ini tengah mendapatkan kepercayaan rakyat.

Mega melanjutkan, partai kembali mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden dalam Pilpres 2019. Dia mengatakan, dalam pesta demokrasi ini dia meminta kader untuk kembali memenangkan Jokowi dengna tetap berada di dalam koridor konstitusional.

"Terima kasih kepada KPU (Komisi Pemilihan Umum) Bawaslu, TNI dan Polri yang saya yakini akan mengawal pemilihan berjalan secara konstitusional," katanya.

Di saat yang bersamaan, Mega juga menginstruksikan kader untuk selalu melakukan otokritik dengan benar. Menurut Mega, lebih baik mengkritik diri sendiri dari pada mengkritik orang lain.

Sebelumnya, HUT ke-46 ini sekaligus menjadi puncak konsolidasi ideologi, organisasi, politik, dan konsolidasi kader partai. Acara tersebut dihadiri Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah menteri seperi Menkopolhukam Wiranto, Menlu Retno Marsudi, Menteri KLHK Siti Nurbaya, Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dan Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar.

Tak hanya itu, Menko PMK Puan Maharani, Mensesneg Pramono Anung, dan Mendagri Tjahjo Kumolo juga hadir dalam acara tersebut. Sekretaris jendral partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dan kepala daerah yang diusung partai juga hadir dalam acara tersebut.

"Dengan HUT dan sekaligus Rakornas yang dihadiri oleh 13.126 kader partai maka pesan yang disampaikan adalah bahwa PDIP siap memenangkan PDIP sekaligus dengan Pak Jokowi-Ma'ruf adalah satu tekad perjuangan menang untuk rakyat," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA