Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Friday, 6 Syawwal 1441 / 29 May 2020

Prabowo Siap Jawab Pertanyaan soal HAM

Selasa 08 Jan 2019 06:45 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Muhammad Hafil

Debat capres-cawapres (Ilustrasi).

Debat capres-cawapres (Ilustrasi).

Foto: Dok Republika.co.id
TKN diharapkan tak membangun narasi yang menyudutkan Prabowo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade menegaskan, Prabowo siap ditanya soal Hak Asasi Manusia (HAM) pada agenda debat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 perdana 17 Januari. Menurutnya, tidak ada kekhawatiran menghadapi debat tersebut.

"Saya ingin menggarisbawahi, Pak Prabowo siap menjawab pertanyaan soal HAM itu. Pak Prabowo dan Bang Sandi siap menjawabnya dan menghadapinya. Tidak ada sedikit pun kekhawatiran dari kami," kata dia kepada Republika.co.id, Selasa (8/1).

Andre juga mengingatkan, dalam nawacita Jokowi-Jusul Kalla di bidang hukum itu ada janji akan menyelesaikan kasus pelanggaran HAM masa lalu. "Jadi kalau mau menuntaskan HAM, Pak Jokowi sudah jadi presiden empat tahun, enggak diselesaikan," papar dia.

Karena itu, Andre berharap Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf tidak membangun narasi yang menyudutkan Prabowo. Sebab, Jokowi sudah diberi waktu selama empat tahun dengan posisinya sebagai presiden tetapi belum juga menuntaskan pelanggaran HAM masa lalu.

"Jadi kami siap menghadapi pertanyaan soal HAM, enggak ada masalah, serangan ke Pak Prabowo ini kan seperti kaset rusak, yang diulang tiap lima tahunan," kata dia.

Debat Pilpres 2019 perdana akan digelar pada 17 Januari 2019 di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta. Pada debat ini, tema yang diangkat soal hukum, HAM, korupsi dan terorisme. Pelaksanaan dan teknis debat capres-cawapres sudah disepakati oleh KPU, TKN Jokowi-Ma'ruf, dan BPN Prabowo-Sandi.

Secara teknis, pelaksanaan debat pasangan capres-cawapres Pemilu 2019 digelar selama 120 menit. Debat digelar lima kali dan seluruhnya diselenggarakan di Jakarta. Debat pertama akan mempertemukan dua pasangan capres-cawapres. Debat kedua dilakukan antarcapres saja. Debat ketiga digelar antarcawapres. Debat keempat kembali akan mempertemukan dua capres. Terakhir, debat kelima kembali untuk pasangan capres-cawapres.

Baca juga: Ustaz Arifin Ilham Masih Lemah dan Belum Bisa Komunikasi

Baca juga: Vanessa Angel Cerita Kronologi Penangkapannya

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA