Jumat, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Jumat, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Jokowi Pernah Kalah di Jabar, Ma'ruf: Sekarang Harus Menang

Sabtu 05 Jan 2019 18:05 WIB

Red: Andri Saubani

Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin.

Calon Wakil Presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin.

Foto: Dok Istimewa
Ma'ruf hari ini berkunjung ke Rumah Kerja Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin di Bogor.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengatakan telah membagi Provinsi Jawa Barat dalam lima zona kampanye yang harus dimenangkan. Ma'ruf hari ini berkunjung ke Rumah Kerja Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin di Bogor, Jawa Barat.

"Jawa Barat memang yang termasuk tahun 2014 kalah. Tapi Jawa Barat sekarang harus menang. Saya membagi lima zona di Jawa Barat," kata Ma'ruf Amin, Sabtu.

Ma'ruf mengatakan zona pertama yakni Tasik dan Garut, yang disebut Ma'ruf sebagai zona merah. Kedua, Bandung Raya meliputi Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung dan Bandung Barat. Ketiga, Sukabumi hingga kabupaten dan kota serta Cianjur.

Keempat, Bogor Raya meliputi Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Depok. "Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Depok kita akan terus gempur," ucap Ma'ruf.

Kelima, Bekasi Kota, Kabupaten Bekasi dan Karawang. "Ini lima zona harus kita menangkan. Kalau Jawa Barat menang, Indonesia akan aman. Jawa Barat harus menang, terutama Bogor," ujar dia.

Dia mengatakan, strategi memenangkan suara di Jawa Barat adalah dengan menjual keberhasilan Presiden Jokowi dan menangkal hoaks.  Keberhasilan Jokowi yang dimaksud Ma'ruf yakni berhasil meletakkan dasar-dasar pembangunan, pembangunan infrastruktur, serta kesejahteraan bidang pendidikan, kesehatan dan keluarga.

Ma'ruf dijadwalkan berkegiatan di Bogor, sepanjang Sabtu. Sebelumnya, Ma'ruf Amin mengakui Kota Bogor menjadi salah satu prioritas kegiatan kampanyenya selama Pilpres 2019, karena di wilayah tersebut Jokowi mengalami kekalahan di Pilpres 2014 silam. Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon, nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf dan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA