Tuesday, 22 Syawwal 1440 / 25 June 2019

Tuesday, 22 Syawwal 1440 / 25 June 2019

Riset I2: Jokowi Paling Banyak Diberitakan pada 2018

Rabu 02 Jan 2019 11:27 WIB

Red: Andri Saubani

Presiden Joko Widodo meninjau lokasi bekas tsunami di Kampung Pasawahan, Carita, Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018).

Presiden Joko Widodo meninjau lokasi bekas tsunami di Kampung Pasawahan, Carita, Pandeglang, Banten, Senin (24/12/2018).

Foto: Antara/Bayu Prasetyo
Prabowo di urutan kedua setelah Jokowi sebagai politikus terpegah pada 2018.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Riset yang dilakukan Indonesia Indicator (I2) menyebutkan, bahwa Joko Widodo (Jokowi) menjadi politikus terpegah atau menjadi figur yang paling banyak diberitakan sepanjang 2018. Jokowi muncul dalam 642.588 berita.

"Jokowi dan Prabowo menjadi figur terbanyak yang diberitakan media sepanjang 2018," kata Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2), Rustika Herlambang dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (2/1).

Rustika mengatakan, isu dominan tentang Jokowi secara umum terkait posisinya sebagai presiden dan sekaligus statusnya sebagai calon presiden dalam Pilpres 2019. Menurut dia, dari seluruh pemberitaan tentang Jokowi, 32 persen di antaranya tentang pencapresan dan Pilpres 2019.

Dia mengatakan, Jokowi juga menjadi politisi tervokal pada 2018. Dari sebanyak 642.588 berita tentang Jokowi, terdapat 556.675 pernyataannya yang dikutip media. Kemudian, politikus terpegah kedua ditempati Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang namanya ditemukan pada 170.912 berita.

"Isu yang kerap terkait dengan nama Prabowo umumnya seputar pencalonan Prabowo dalam Pilpres 2019, kontestasi Pilkada 2018, dan persiapan Pileg Partai Gerindra," ujarnya.

Posisi ketiga politikus terpegah 2018 menurut riset I2 ditempati calon wakil presiden Sandiaga S Uno dengan jumlah berita mencapai 165.140 berita. "Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menduduki peringkat keempat yang muncul di 87.049 berita. Sementara Wakil Presiden Jusuf Kalla menduduki posisi kelima yang muncul di 81.611 berita," katanya.

Rustika menjelaskan, calon wakil presiden KH Ma'ruf Amin tercatat menduduki peringkat keenam dalam riset I2 dengan 80.186 berita. Sementara, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menduduki posisi ketujuh yang muncul dalam 64.864 berita.

"Dua nama yang masuk dalam 10 politisi terpegah tersangkut dalam kasus hukum seperti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang terkena kasus penistaan agama dan Setya Novanto (Setnov) terkait kasus korupsi e-KTP," ujar Rustika.

Selain itu dia juga mengatakan data I2 juga mencatat bahwa pemberitaan media daring di Indonesia didominasi berita-berita politik. Yaitu, tercatat 67 persen berita yang terpublikasi di 3.216 media daring nasional dan lokal pada 2018 memiliki konten terkait isu-isu politik aktual.

"Isu politik mengalami peningkatan tajam dibanding tahun lalu yang hanya menempati ruang media sebesar 44 persen," ujarnya.

Karena itu menurut dia, tidak heran apabila pemberitaan media didominasi wacana seputar sepak terjang para politikus. Menurut Rustika, dari 100 nama tokoh yang paling banyak menjadi pusat pemberitaan atau news maker di Tanah Air pada 2018, setidaknya ada 43 nama yang berprofesi sebagai politikus.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA