Wednesday, 10 Jumadil Awwal 1440 / 16 January 2019

Wednesday, 10 Jumadil Awwal 1440 / 16 January 2019

Imam Priyono Siap Jadi Moderator Pertama Debat Capres

Sabtu 29 Dec 2018 14:45 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Muhammad Hafil

Debat capres-cawapres (Ilustrasi).

Debat capres-cawapres (Ilustrasi).

Foto: Dok Republika.co.id
Imam menyatakan menjadi moderator debat capres-cawapres adalah tugas negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Jurnalis TVRI, Imam Priyono, mengatakan kesanggupannya menjadi moderator dalam debat pertama capres-cawapres 2019. Imam merasa bersyukur bisa melaksanakan tugas negara tersebut.

Saat dihubungi pada Jumat (28/12) malam, Imam menyatakan baru saja dihubungi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). KPU memberitahu bahwa dirinya terpilih menjadi moderator debat pertama dan rencananya akan dipasangkan dengan Ira Koesno.

"Saya baru saja dikonfirmasi langsung oleh KPU. Insya Allah saya bersedia. Kan itu merupakan tugas negara," ujar Imam.

Setelah ini, Imam akan berkoordinasi dengan KPU tentang persiapan teknis debat capres-cawapres yang pertama. Selain itu, dirinya bersama KPU dan panelis akan mempertajam tema-tema yang diangkat dalam debat pertama yakni hukum, HAM, korupsi dan terorisme.

Imam mengaku belum diberitahu jadwal pertemuan secara resmi. Namun, menurut KPU, pertemuan itu akan digelar secepatnya.

"Dalam proses pertemuan itu, saya rasa nanti akan ada penajaman pada porsi mana saja tema-tema debat nantinya akan diulas lebih jauh dalam sehat pada 17 Januari nanti," ungkapnya.

Imam sendiri sebelumnya pernah memandu tiga kali debat publik calon kepala daerah dalam Pilkada 2018 lalu. Ketiganya yakni dekat ketiga Pilgub Sulawesi Selatan 2018, debat ketiga Pilgub Sumatera Utara 2018 dan debat terkahir Pilgub Bali 2018.

Namun, untuk debat capres-cawapres, Imam mengaku baru akan menjadi moderator pada 17 Januari nanti. Dia mengharapkan jalannya debat pertama bisa memberikan manfaat untuk semua pihak.

"Saya harap, semua elemen bisa punya visi yang sama bahwa demokrasi Indonesia adalah demokrasi yang sehat. punya peradaban yang baik dan kalau pun konteksnya perdebatan tapi tetap memiliki norma etika dan semata-mata untuk mencari yang terbaik dari anak bangsa yang memang sudah saling sama-sama baik," tambah pembawa acara program 'Indonesia Bicara' itu.

Sebelumnya, mantan jurnalis Liputan 6, Ira Koesno dan jurnalis TVRI, Imam Priyono, disepakati menjadi moderator debat pertama capres-cawapres Pemilu 2019. Namun, KPU, masih akan mengkonfirmasi kesanggupan keduanya memimpin jalannya debat pada 17 Januari 2019 itu.

Kedua nama tersebut disepakati dalam rapat koordinasi bersama persiapan debat capres-cawapres yang dihadiri KPU, TKN Jokowi-Ma'ruf, BPN Prabowo-Sandiaga dan perwakilan lembaga penyiaran. "Moderator debat pertama adalah Ira Koesno dan Imam Priyono. Namun, keduanya belum dihubungi. Mudah-mudahan beliau berdua bersedia (menjadi moderator debat pertama)," ujar Arief di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat.

Jika keduanya tidak bersedia, lanjut Arief, KPU akan kembali menggelar rapat bersama BPN, TKN dan perwakilan lembaga penyiaran terkait. "Ya nanti harus rapat lagi kalau keduanya tidak bersedia," tegas Arief.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sudah ada tujuh nama panelis yang mengkonfirmasi bersedia membantu KPU dalam debat capres-cawapres pertama. Beberapa nama yang sudah setuju antara lain Hikmahanto Juwana, Bvitri Susanti dan Margarito Kamis.

Adapun nama-nama lain berasal dari kalangan akademisi, KPK, Komnas HAM dan institusi lain yang berkaitan dengan tema debat pertama, yakni hukum, HAM, korupsi dan terorisme. "Satu orang panelis lain, akan kami kirim (konfirmasi) khusus, sebab beliau nanti mewakili institusinya," tutur Arief.

Para panelis tersebut nantinya membantu menyusun pertanyaan seusai tema debat pertama. Menurut Arief, akan ada bank soal untuk keperluan debat capres-cawapres.

Sementara itu, untuk jumlah undangan yang diperbolehkan masuk ke dalam ruang debat dibatasi sebanyak 100 undangan dari masing-masing paslon capres-cawapres. "Nah yang dikirim nanti apakah parpol pendukung, timses atau yang lain silakan saja," tambah Arief.

Sebagaimana diketahui, debat pertama capres-cawapres digelar di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan. KPU akan menggelar debat capres-cawapres selama lima kali pada 2019. 

photo

Adu cerdas capres-cawapres 2019.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES