Thursday, 18 Ramadhan 1440 / 23 May 2019

Thursday, 18 Ramadhan 1440 / 23 May 2019

SBY Yakin Polisi Tuntaskan Perusakan Atribut Partai Demokrat

Ahad 16 Dec 2018 14:55 WIB

Red: Esthi Maharani

Atribut kampanye Partai Demokrat di Riau, Pekanbaru yang dirusak.

Atribut kampanye Partai Demokrat di Riau, Pekanbaru yang dirusak.

Foto: Twitter/@AgusYudhoyono
SBY telah memiliki bukti yang kuat untuk dapat membantu penyelidikan kepolisian.

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) percaya kepada aparat Kepolisian untuk dapat mengungkap insiden perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau. "Kepolisian kita hebat. 10 tahun saya memimpin banyak sekali menyelesaikan masalah. Cepat dan tuntas," kata Presiden ke-6 RI itu di Pekanbaru, Ahad (16/12).

Untuk itu, dia mengatakan sepenuhnya percaya kepada Polisi untuk dapat mengungkap pelaku dibalik perusakan atribut partai yang ia pimpin dalam waktu singkat. Terlebih lagi, dia mengatakan telah memiliki bukti yang kuat untuk dapat membantu penyelidikan kepolisian.

"Kami punya evidence (bukti). Strong evidence (bukti yang kuat) yang Insha Allah membuka jalan siapa-siapa dibalik aksi pengrusakan itu," lanjutnya.

Kepolisian Daerah Riau menyatakan hingga saat ini pihaknya masih terus memeriksa HS, seorang pria yang diduga melakukan perusakan atribut tersebut. HS sendiri kini ditangani oleh penyidik Polresta Pekanbaru. Polda Riau baru berencana akan memberikan pernyataan pers terkait penanganan perkara perusakan atribut Partai Demokrat, Senin besok (17/12).

Sebelumnya ribuan atribut Partai Demokrat yang terpasang di sepanjang Jalan Sudirman, Pekanbaru dirusak OTK, Sabtu dinihari kemarin. Keberadaan atribut-atribut itu untuk menyambut kedatangan SBY, bersamaan dengan kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Pekanbaru. Akibat insiden tersebut, SBY langsung memerintahkan pengurus Partai Demokrat Riau dan Pekanbaru untuk mencabut semua bendera dan spanduk Partai Demokrat.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA