Friday, 7 Rabiul Akhir 1440 / 14 December 2018

Friday, 7 Rabiul Akhir 1440 / 14 December 2018

Prabowo: Keselamatan Republik di Pundak Emak-Emak

Ahad 09 Dec 2018 06:30 WIB

Rep: Ali Mansur, Febrianto Adi Saputro/ Red: Ratna Puspita

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berpidato saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berpidato saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Semangat emak-emak harus dibarengi tindakan untuk menjadikan Prabowo-Sandi pemimpin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden Prabowo Subianto mengatakan sekarang ini saatnya seluruh elemen bangsa, khususnya perempuan atau emak-emak, untuk bergerak merebut kedaulatan rakyat pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Ia mengatakan emak-emak memiliki pengaruh yang kuat bagi lingkungannya. 

“Yakinkan keluarga dan lingkungan terdekat kalian untuk berjuang menciptakan perubahan. Keselamatan Republik di pundak emak-emak, nasib bangsa ini ada di pundak emak-emak," kata Prabowo, dalam siaran pers yang diterima Republika, Ahad (9/12).

Prabowo mengutarakan hal tersebut saat menerima ratusan emak-emak  dari berbagai daerah di Indonesia dan beberapa negara di luar negeri di kediamannya di Desa Bojong Koneng, Bukit Hambalang, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/12) sore. Kepada para perempuan tersebut, ia mengatakan, saat ini kesadaran rakyat Indonesia sudah bangkit dalam melihat situasi keadaan bangsa dan negara saat ini. 

Karena itu, ketua umum Partai Gerindra itu mengungkapkan rasa hormat dan terima kasih kepada perempuan yang secara sukarela mendukung perjuangannya bersama Sandiaga Salahuddin Uno.

Ia berjanji akan menciptakan rasa keadilan dan mewujudkan kesejahteraan untuk seluruh rakyat Indonesia. “Kita bersama menyongsong kemenangan dan perubahan. Dengan dukungan emak-emak saya merasa sangat kuat," kata Prabowo yang disambut gemuruh takbir dari ratusan perempuan. 

Wakil Sekjen DPP Partai Gerindra Sudaryono mengatakan militansi dan semangat emak-emak harus dibarengi oleh tindakan yang nyata menjadikan Prabowo dan Sandiaga untuk memimpin Indonesia. Ia menyebutkan dua dua metode untuk menjadikan Prabowo dan Sandiaga menjadi presiden dan wakil presiden.

"Pertama, penggalangan, yaitu mengajak seluruh keluarga dan tetangga. Kedua, teritorial, yakni mengamankan wilayah masing-masing dari DPT palsu alias hantu," kata Sudaryono.

Direktur Saksi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Prasetyo Hadi juga mengajak emak-emak untuk berpartisipasi sebagai saksi pada Pemilu 2019. Sebab, menurutnya, semangat dan militansi emak-emak tidak bisa dikalahkan dengan kecurangan yang dilakukan oleh pihak pihak tertentu yang ingin mencederai proses demokrasi di Indonesia. 

"Hanya emak-emak yang bisa menyelamatkan suara kita di TPS, jadi kita harus jaga TPS kita masing-masing, jadilah saksi dan bagian dari kemenangan rakyat Indonesia," kata Prasetyo. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Ketua TKN Buka Kegiatan Kamis Kerja

Kamis , 13 Dec 2018, 21:31 WIB