Wednesday, 12 Rabiul Akhir 1440 / 19 December 2018

Wednesday, 12 Rabiul Akhir 1440 / 19 December 2018

Kiai Ma'ruf: Kami Punya Strategi Rebut Swing Voters

Kamis 06 Dec 2018 22:27 WIB

Red: Bayu Hermawan

Calon Wakil Presiden no urut satu, Ma'aruf Amin memberikan keterangan dalam jumpa media di Jakarta, Kamis (6/12). Ma'aruf Amin menggelar pertemuan dengan media untuk bediskusi dan memberikan pernyataan terkait isu yang berkembang.

Calon Wakil Presiden no urut satu, Ma'aruf Amin memberikan keterangan dalam jumpa media di Jakarta, Kamis (6/12). Ma'aruf Amin menggelar pertemuan dengan media untuk bediskusi dan memberikan pernyataan terkait isu yang berkembang.

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Kiai Ma'ruf mengatakan TKN telah membahas secara intensif strategi tersebut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengatakan, dirinya bersama Capres Joko Widodo (Jokowi) memiliki strategi dalam meraih suara pemilih mengambang (swing voters). Kiai Ma'ruf mengatakan, merebut suara swing voters menjadi perhatian Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK).

"Kami tentu ada strategi bagaimana untuk mengambil 'swing voters' itu," kata Ma'ruf di kediaman Situbondo, Jakarta, Kamis (6/12).

Ma'ruf mengatakan bahwa pembahasan mengenai cara meraih suara pemilih mengambang ini secara intensif oleh pihaknya.  "Itu menjadi pembahasan yang intensif di kalangan kami. Bagaimana mengambil strategi meraih 'swing voters' itu," ujarnya.

Namun, Ma'ruf tidak menyebutkan strategi yang dilakukan dirinya bersama Jokowi dan tim pemenangan dalam meraih pemilih mengambang.  "Karena ini strategi, tidak mungkin dibuka, nanti ketahuan," ujarnya.

Ma'ruf mengatakan bahwa secara umum dirinya akan terus melakukan kampanye ke daerah. Ia menekankan bahwa kampanye yang dilakukan harus menjamah semua wilayah.

"Tentu ada tempat yang dikunjungi Pak Jokowi, ada oleh saya, ada oleh TKN dan tokoh lain. Karena kami banyak tokoh, ada Pak Erick Thohir dan lain-lain," ujarnya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA