Sabtu, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 Januari 2020

Sabtu, 30 Jumadil Awwal 1441 / 25 Januari 2020

PDIP Nilai Poster Raja Jokowi Jurus Baru Kampanye Hitam

Selasa 13 Nov 2018 20:03 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Andri Saubani

[ilustrasi] Presiden Joko Widodo (kedua kanan) menyalami warga ketika mengunjungi Pasar Cihaurgeulis, Bandung, Jawa Barat, Ahad (11/11/2018).

[ilustrasi] Presiden Joko Widodo (kedua kanan) menyalami warga ketika mengunjungi Pasar Cihaurgeulis, Bandung, Jawa Barat, Ahad (11/11/2018).

Foto: Antara/Wahyu Putro A
Poster Jokowi mengenakan mahkota raja muncul di Jawa Tengah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bereaksi atas munculnya poster calon presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenakan mahkota raja di Jawa Tengah (Jateng). PDIP menyebut poster itu sebagai jurus baru kampanye hitam.

"Atribut itu seolah mendukung kami, padahal bersifat black campaign (kampanye hitam)," kata Sekretaris Jendral PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta, Selasa (13/11).

Menurut Hasto, keberadaan poster yang seolah-olah memberikan dukungan bagi calon pemimpim pejawat itu sebenarnya dibuat untuk mendiskreditkan partai. Dia menuding, poster dipasang oleh pihak yang berupaya menjelekkan atau memperlemah kewibawaan Jokowi.

Hasto menegaskan, Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) tidak pernah memasang poster tersebut. Dia mengungkapkan, dari aspek estetika, komunikasi politik, daya imajinasi dan teknik kampanye, atribut bergambar PDIP dan Jokowi itu bukan bentukan TKN.

"Ada pihak-pihak yang memalsukan APK (alat peraga kampanye) tersebut," kata Hasto lagi.

Hasto menduga, pemasangan APK palsu itu tidak terlepas dari hasil survei yang selalu menempatkan PDIP dengan elektabilitas tertinggi. Akibatnya, dia mengatakan, ada kekuatan-kekuatan tertentu yang mengurangi kualitas partai agar elektabilitas menurun.

“Ini cara-cara yang tidak sehat dalam demokrasi," tambahnya.

Keberadaan poster lantas segera dirazia oleh partai. PDIP menginstruksikan kepada jajarannya di jateng untuk menyisir jalanan dan mencopoti poster-poster tersebut. APK palsu yang didapati berbentuk spanduk dan stiker di kaca mobil angkutan umum.

Hasto mengatakan, PDIP kini tengah memertimbangkan langkah hukum atas pemasangan APK palsu itu oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Pada saat yang bersamaan, dia melanjutklan, partai juga telah menyiapkan atribut kampanye yang asli.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA