Minggu, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Minggu, 10 Rabiul Awwal 1440 / 18 November 2018

Median: Ada Komunikasi yang Tersendat Antara Yusril-Prabowo

Jumat 09 Nov 2018 16:56 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Muhammad Hafil

Jejak dan kiprah Yusril Ihza Mahendra di Pilpres

Jejak dan kiprah Yusril Ihza Mahendra di Pilpres

Foto: Dokumen republika.co.id
Jika komunikasi terjalin baik, bukan tak mungkin Yusril mendukung Prabowo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Eksekutif Media Survei Nasional (Median) Rico Marbun menilai Yusril Ihza Mahendra belum sepenuhnya merapat ke pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ketua Umum Partai Bulan Bintang ini menjadi pengacara untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01 itu.

"Saya yakin Pak Yusril belum sepenuhnya ke Jokowi. Artinya masih ada waktu bagi Prabowo," ujar dia kepada Republika.co.id, Jumat (9/11).

Menurut Rico, ada komunikasi yang tersendat antara Yusril dan Prabowo. Karena itu, jika Prabowo melakukan komunikasi politik yang baik dengan Yusril bersama PBB-nya, maka bukan tidak mungkin partai tersebut memberikan dukungan pada pasangan Prabowo-Sandi.

"Sepintas melihat pesan komunukasi publik Pak Yusril, ini ada komunikasi yang tersendat. Jadi Prabowo sebaiknya sering secara terbuka dan demonstratif mengadakan pertemuan di antara mesin politik pemenangan, termasuk partai-partai yang di dalamnya ada PBB," papar dia.

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra mengonfirmasi bahwa dirinya telah resmi menjadi pengacara pasangan Jokowi-Ma'ruf. Meski menjadi pengacara pasangan nomor urut 01 itu, Yusril tidak masuk ke dalam Tim Kampanye Nasional (TKN). Yusril menuturkan posisinya sebagai pengacara Jokowi-Ma'ruf di luar struktur tim pemenangan.

"Sebagai profesional lawyer, saya tidak menjadi bagian dari Timses Pak Jokowi- Pak Kiai Ma’ruf Amin. Saya baca di dalam struktur timses sudah ada Divisi Hukum dan pembelaan," tandasnya.

Keputusan Yusril menjadi pengacara Jokowi-Ma'ruf ini kemudian dipandang sebagai salah satu bentuk bahwa PBB akan merapat ke Jokowi-Ma'ruf. Namun, Ketua Bidang Pemenangan PBB Sukmo Harsono membantahnya. Menurut dia, posisi Yusril sebagai pengacara itu hanya sebatas hubungan yang profesional.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES