Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Ma'ruf Amin Minta Restu Pengurus NU se-DIY

Senin 15 Oct 2018 00:17 WIB

Red: Esthi Maharani

Calon Wakil Presiden nomor 01 Maruf Amin

Calon Wakil Presiden nomor 01 Maruf Amin

Foto: ANTARA FOTO
Ia berpamitan dengan jajaran pengurus NU se-DIY karena terpaksa melepas jabatannya

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Calon Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin memohon restu dan dukungan para kiai serta pengurus Nahdlatul Ulama se-DIY untuk maju dalam Pilpres 2019.

"Mohon doa restu, dan tentu mohon dukungan," kata Ma'ruf seusai pertemuan bersama para kiai serta ratusan pengurus Pimpinan Wilayah (PW), Pimpinan Cabang (PC), dan Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama DIY di Yogyakarta, Ahad (14/10) sore.

Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup untuk awak media itu, Ma'ruf juga memanfaatkannya sebagai sarana bersilaturahmi dan berpamitan dengan jajaran pengurus NU se-DIY karena terpaksa melepas jabatannya sebagai Rais Aam di PBNU.

"Saya menyampaikan bahwa saya telah dipilih oleh Pak Jokowi untuk menjadi cawapres maka saya pamit," kata dia.

Melalui pertemuan itu, Ma'ruf menangkap pesan bahwa seluruh kiai, tokoh, serta pengurus NU se-DIY kompak memberikan dukungan kepada dirinya untuk maju dalam Pilpres 2019.

"Kalau tadi saya lihat tidak ada yang tidak mendukung. Semuanya mendukung, semuanya mendoakan saya," katanya.

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY Fahmi Akbar Idris mengatakan bahwa Kiai Ma'ruf tidak perlu berkampanye untuk warga NU di DIY karena secara otomatis warga NU di DIY akan memberikan dukungan kepadanya. Menurut Fahmi, tercatat sebanyak 356 pengurus NU se-DIY yang hadir dalam pertemuan itu.

"Orang NU itu sudah selesai. Tidak usah diberi kampanye, sudah pasti mendukung dan memenangkan Kiai Ma'ruf. Kalau kampanye itu, ya, untuk ke luar," kata Fahmi.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA