Rabu, 8 Safar 1440 / 17 Oktober 2018

Rabu, 8 Safar 1440 / 17 Oktober 2018

Kiai Ma'ruf Kunjungi Sejumlah Tokoh Yogyakarta

Ahad 14 Okt 2018 10:35 WIB

Rep: Deddy Darmawan/ Red: Muhammad Hafil

Kiai Ma'ruf Amin

Kiai Ma'ruf Amin

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Tokoh yang dikunjungi di antaranya Sri Sultan Hamengkubowono.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Calon wakil presiden nomor urut satu, KH Ma'ruf Amin, dijadwalkan mengunjungi sejumlah tokoh serta masyarakat Yogyakarta sejak Ahad (14/10) hingga Senin (15/10). Tokoh yang bakal dikunjungi yakni Sri Sultan Hamengkubuwono X, sejumlah tokoh Nahdatul Ulama (NU), warga pesantren, hingga para relawan pendukung di Yogyakarta.

 

"Insya Allah, saya hendak bersilaturahmi sekaligus memenuhi undangan masyarakat Yogyakarta," kata Ma'ruf secara tertulis, Ahad (14/10).

 

Tempat pertama yang akan dituju yakni Pondok Pesantren Krapyak. Pondok tersebut merupakan lembaga pendidikan yang pernah dipimpin oleh ulama kharismatik KH Ali Maksum. Di Pondok Pesantren Krapyak, Kiai Ma'ruf bakal bersilaturahmi dengan KH Atabik Ali Maksum, Ibu Nyai Ida Zainal Abidin, serta KH Najib Abdul Qodir. 

 

Kiai Ma'ruf juga akan bersilaturahmi dengan para pengurus NU se-provinsi di Yogyakarta. Usai bertemu sejumlah tokoh, safari Kiai Ma'ruf dilanjutkan dengan menghadiri penutupan Jogja Halal Festival. Kehadiran Ma'ruf dalam gelaran tersebut sekaligus karena dirinya menjabat sebagai Ketua Pengarah Masyarakat Ekonomi Syariah.

 

Pada Senin (15/10), Kiai Ma'ruf Amin akan bersilaturahmi ke kediaman Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono X. Pertemuan kedua tokoh bangsa itu berlangsung hingga siang hari dan dilanjutkan dengan pertemuan bersama Buya Syafii Maarif.

 

Usai mengunjungi para tokoh penting dan warga NU, Kiai Ma'ruf akan bersilaturahmi dengan para kelompok relawan pendukung dan tim pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Yogyakarta. Di dalamnya, termasuk para calon anggota legislatif dari sembilan partai politik  yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja. 

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA