Wednesday, 8 Safar 1440 / 17 October 2018

Wednesday, 8 Safar 1440 / 17 October 2018

Jubir TKN: Prabowo Seperti tak Serius Jadi Capres

Jumat 12 Oct 2018 19:00 WIB

Rep: Deddy Darmawan/ Red: Muhammad Hafil

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno

Foto: Republika/Da'an Yahya
Wasekjen Demokrat juga mempertanyakan keseriusan Prabowo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Arya Sinulingga mengatakan Prabowo Subianto seolah tak serius menjadi calon presiden. Hal itu tercermin dari calon wakil presiden yang mendampinginya, Sandiaga Uno yang terlihat lebih aktif berkampanye.

“Ini yang menjadi capres kan Pak Prabowo, bukan Sandiaga. Jadi kita ingin tahu dong pemimpinnya bagaimana. Prabowo seperti tidak serius,” kata Arya dalam Konferensi Pers di Posko Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (12/10).

Arya menilai, Prabowo yang sering tidak hadir di tengah-tengah masyarakat justru menunjukkan bahwa dirinya tak ingin dipilih. Bahkan Prabowo, seakan-akan tidak memiliki kepercayaan diri untuk menonjolkan diri secara langsung di tengah rakyat. Arya mengatakan, Prabowo akan kalah jika yang terus muncul di muka publik hanya Sandiaga seorang.

Pilpres, kata dia, adalah ajang untuk memilih pemimpin, bukan sekadar cawapres. Cukup disayangkan jika Prabowo kurang aktif dibanding Sandiaga Uno yang bahkan telah memulai safari kampanye ke berbagai daerah. Elektabilitas Prabowo, dikatakan Arya, bisa makin menurun.

“Kita ingin memiliki lawan yang imbang. Tidak seru kalau lawan tidak imbang,” tuturnya.

Pendapat Arya Sinulingga bahkan senada dengan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief. Melalui akun Twitter-nya, Andi mengatakan bahwa Prabowo menunjukkan sikap bermalas-malasan. Sebab, hingga saat ini Prabowo sebaagai capres tidak aktif mengelilingi daerah.

“Pilpres itu memilih Presiden, jadi kalau Pak Prabowo tidak mau keliling Indonesia aktif, gak afa rumus ajaib untuk menang. Kalau Pak Prabowo agak males2an, kan gak mungkin partai pendukungnya super aktif,” kata Andi di akun Twitter-nya.

Andi melanjutkan, dalam kontestasi pilpres, kemenangan tidak akan datang kepada orang yang malas. “Pasti banyak yang gak suka soal kritik saya atas males2an Pak Prabowo keliling aktif ke Indonesia ini. Tapi percayalah kalau direnungkan bagaimana mungkin kemenangan mengejar orang yang malas?” ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA