Wednesday, 8 Safar 1440 / 17 October 2018

Wednesday, 8 Safar 1440 / 17 October 2018

Gerindra Tegaskan Prabowo Serius Ingin Menjadi Presiden

Jumat 12 Oct 2018 18:14 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Muhammad Hafil

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berpidato saat mengadiri Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidin, Jakarta, Kamis (11/10).

Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berpidato saat mengadiri Rakernas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidin, Jakarta, Kamis (11/10).

Foto: Republika/Prayogi
Gerindra klaim Prabowo sering turun ke daerah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria membantah otokritik yang disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief soal tudingan ketidakseriusan calon presiden Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019. Riza menegaskan fakta keseriusan Prabowo maju sebagai capres bersama Sandiaga Uno.

Baca Juga

Ia pun tak menanggapi serius tudingan Andi Arief, meskipun berasal dari partai koalisi yang mendukung Prabowo-Sandiaga. "Faktanya Pak Prabowo sangat sering, sangat rajin, keliling. Kalau sekarang kelihatan Sandi ya kan Sandi baru jadi cawapres, tentu perlu memperkenalkan kepada masyarakat," ujar Riza di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (12/11).

Riza mengungkap, jika saat ini Sandiaga lebih banyak turun ke daerah daripada Prabowo, bukan berarti capres nomor urut 02 tersebut tidak serius. Prabowo kata Riza, tetap turun ke daerah, meski tidak sesering Sandiaga.

Menurutnya, itu sudah bagian dari rencana program Badan Pemenangan Nasional Koalisi Indonesia Adil Makmur. "Jadi Pak Prabowo juga keliling ya, cuma kan tidak selalu diekspos. Karena kadang yang ditemui kan internal, tokoh-tokoh tertentu yang belum bisa kita publish," kata Juru Debat BPN itu.

Karenanya, ia kembali meluruskan pernyataan dari Andi Arief soal keseriusan Prabowo di Pilpres. "Prinsipnya Pak Prabowo sangat serius. Memang kita selalu senyap ya. Pokoknya diam-diam nanti pokoknya menang Insya Allah. Kita kan enggak banyak pencitraan, enggak banyak koar-koar, enggak banyak ramai-ramai, Insya Allah berhasil. Kita punya cara, mekanisme, strategi tersendiri," kata Riza.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief melontarkan kritik kepada calon presiden nomor urut dua, Prabowo Subianto melalui akun twitternya. Prabowo menurut Andi Arief, kurang serius dan tidak aktif berkampanye ke daerah dalam kontestasi Pilpres 2019. Sementara calon wakil presiden Sandiaga Uno lebih sering berkeliling daerah.

"Ini otokritik: Kalau dilihat cara berkempanyenya sebetulnya yang mau jadi Presiden itu @sandiuno atau Pak Prabowo ya. Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi Presiden," kata Andi dalam cicitannya.

Menurut Andi, Prabowo juga harus lebih banyak turun ke daerah jika ingin memenangi Pilpres.

"Percayalah kalau direnungkan bagaimana mungkin kemenangan mengejar orang yang malas," kata Andi.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA