Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Saturday, 10 Rabiul Akhir 1441 / 07 December 2019

Kronologi Ratna Jalani Bedah Plastik Hingga Bohongi Prabowo

Rabu 03 Oct 2018 18:02 WIB

Rep: Deddy Darmawan Nasution/ Red: Andri Saubani

Eskpresi aktivis kemanusiaan, Ratna Sarumpaet, memberikan keterangan kepada media terkait pemberitaan penganiayaan terhadap dirinya di kediaman Ratna Sarumpaet, di Jakarta, Rabu (3/10).

Eskpresi aktivis kemanusiaan, Ratna Sarumpaet, memberikan keterangan kepada media terkait pemberitaan penganiayaan terhadap dirinya di kediaman Ratna Sarumpaet, di Jakarta, Rabu (3/10).

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Ratna Sarumpaet hari ini mengakui tidak dianiaya, tetapi menjalani bedah plastik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Setelah isu penganiayaan Ratna Sarumpaet makin menyebar dan meresahkan publik, akhirnya Ratna mengklarifikasi bahwa isu tersebut tidak benar. Wajah lebam yang tampak pada foto Ratna di media sosial murni akibat efek dari menjalani bedah plastik.

Pada konferensi pers di kediaman Ratna di Kampung Melayu, Jakarta Selatan, Rabu (3/10), ia pun membeberkan kronologi dirinya saat memulai bedah plastik. Tepat pada Jumat, 21 September 2018, Ratna menemui dokter Sidik Setiamihardja di Rumah Sakit Bina Estetika, Menteng, Jakarta Pusat.

Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan bedah plastik guna menyedot lemak di pipi kiri dan kanan wajah Ratna. Sehari pascabedah plastik, pada Sabtu, 22 September 2018, wajah Ratna menjadi lebam-lebam persis seperti wajah orang yang dipukuli.

Wajah lebam itu kemudian tergambar dalam sebuah foto Ratna yang tengah berada di dalam ruang rawat inap. Ratna pun menanyakan kepada dokter Sidik perihal penyebab wajah lebam tersebut.

Dokter Sidik menjelaskan kepada Ratna bahwa lebam yang dialami Ratna adalah hal wajar sebagai efek pascamenjalani bedah plastik untuk sedot lemak. Mendengar penjelasan dokter Sidik, Ratna pun mengamini dan tak khawatir.

“Pagi-pagi saya bangun, saya melihat muka saya lebam berlebihan. Saya tidak mengerti karena tidak seperti biasanya,” kata Ratna di kediamannya, Kampung Melayu, Jakarta Pusat, Rabu (3/10) sore.

Ratna mengakui bahwa dokter Sidik adalah dokter ahli bedah plastik. Ia juga telah menjadi dokter bedah plastik yang telah tepercaya. Dalam kesempatan yang sama, Ratna pun mengakui bahwa dia sudah tiga hingga empat kali menjalani bedah plastik.

Usai menjalani seluruh prosesi bedah plastik di RS Bina Estetika, Ratna pun kembali ke rumahnya untuk berkumpul bersama keluarga. Namun, ketika bertemu dengan anaknya, Iqbal, Ratna justru mengaku telah dipukul oleh orang.

Jawaban pendek Ratna itu terus digali oleh anaknya. Namun, Ratna tetap mengatakan bahwa dia telah dipukul orang.

“Apa yang saya ceritakan selama seminggu lebih itu hanya berputar di keluarga saya dan hanya untuk berhadapan dengan anak-anak saya,” ujar Ratna.

Tepat pada Selasa, 2 Oktober 2018, foto wajah lebam Ratna menyebar di media sosial dan ramai diberitakan media massa. Mengetahui kabar tersebut, Prabowo Subianto bersama Koalisi Indonesia Adil Makmur melakukan pertemuan bersama Ratna Sarumpaet di kediaman Prabowo, Hambalang. Sebab, Ratna juga menjabat sebagai salah satu juru Kampanye Nasional Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Sandiaga.

Pada pertemuan tersebut, Amien Rais dan Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso, turut hadir. Saat ditanya, Ratna tetap berkukuh bahwa dia telah dianiaya oleh sejumlah orang seperti santer yang diberitakan. Kebohongan tersebut ia pertahankan karena cerita penganiayaan tersebut telanjur diamini oleh masyarakat luas.

“Sampai saya keluar dari Lapangan Polo (Hambalang) kemarin, saya tetap diam dan saya biarkan semua bergulir begitu saja,” kata Ratna.

Namun, ketika ia benar-benar meninggalkan kediaman Prabowo, hati kecil Ratna sudah merasa bersalah. Hingga akhirnya, pada Rabu (3/10), di hadapan puluhan awak media, Ratna mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada semua pihak yang sudah termakan ceritanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA