Thursday, 9 Safar 1440 / 18 October 2018

Thursday, 9 Safar 1440 / 18 October 2018

Warga Jakarta Antusias Sambut Deklarasi Kampanye Damai

Ahad 23 Sep 2018 13:05 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Andri Saubani

Deklarasi kampanye damai.

Deklarasi kampanye damai.

Foto: Mimi Kartika
Deklarasi kampanye damai Pemilu 2019 digelar di Monas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelaksanaan deklarasi kampanya damai di Monumen Nasional (Monas) disambut warga yang tengah melaksanakan hari bebas kendaraan (car free day), Ahad (23/9). Dua pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres cawapres) menjadi yang ditunggu-tunggu dalam acara dalam jalan santai di Jalan Medan Merdeka Barat.

Setelah melepaskan balon ke udara, para pasangan capres dan cawapres bersama partai-partai pengusung mengadakan jalan santai dari Monas melalui Jalan Medan Merdeka Barat dan kembali ke kompleks Monas. Berdasarkan pantauan Republika.co.id, jalan santai dimulai pada pukul 07.30 WIB.

Iring-iringan mobil golf dipimpin oleh pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, disusul oleh rombongan pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Tak hanya pasangan capres cawapres, jalan santai juga diikuti oleh para ketua partai politik. Di antara ketua umum partai politik, yang terlihat di antaranta Airlangga Hartato, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Zulfi Hasan, Romahurmuziy, hingga Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto).

Rombongan keluar kompleks Monas melalui pintu di depan Istana Negara drum band Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta. Di depan para pembawa marching band, spanduk berukuran 1x6 meter bertuliskan Deklarasi Kampanye Damai Pemilu Serentak 2019 dengan gambar orang-orang menampilkan keragaman budaya indonesia.

Ketika sampai di Jalan Medan Merdeka Barat, Jokowi bersama maruf, juga Ketua Tim Kampanye Nasional Erick Thohir turun dari mobil, juga Airlangga, turun dari mobil. Mereka bejalan kaki bersana para pendukungnya yang memakai pakaian adat Nusantara.

Jokowi sendiri mengenakan pakaian ada khas Bali dengan sepatu slop. Sementara kiai Ma'ruf mengenakan kemeja dan jas, dengan sarung melingkar di pinggangnya.

Mereka bersama berjalan sambil mengacungkan jari telunjuk pertanda angka satu, nomor urut milik Jokowi-Ma'ruf. Jokowo lebih banyak tersenyum sembari berjalan dan menyapa warga, sedangkan kiai Ma'ruf terkihat semangat mengacungkan tangannya sambil sesekali bergoyang ditemani Erick Thohir.

Berselang di belakang, Prabowo Subianto bersama Sandiaga Uno juga turun meninggalkan mobil golf. Dengan kemeja krem khas Jawa. Prabowo sendiri mengenakan blangkon sebagai penutup kepala, sementara Sandiaga memakai peci berwarna hitam.

Di depan pasangan dengan nomor urut 02 itu, seorang dengan pakaian adat Minahasa memimpin rombongan Prabowo-Sandiaga di bagian depan dengan kalung tengkorak montmyet dan lonceng yang bergemericing setiap ia melangkahkan kaki. Di pinggir jalan, kerumunan warga melihat pukau sambil merekam suasana karnaval pemilu damai dengan gawai mereka.

Rombongan karnaval baru kembali sampai ke Monas, acara dilanjutkan dengan melepas melepas burung merpati dan membacakan deklarasi kampanye damai. Para pasangan calon dan petinggi partai politik mulai meninggalkan tempat acara. Acara dilanjutkan oleh hiburan musik oleh Kikan eks vokalis Cokelat dan Candil.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA