Jumat, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Jumat, 21 Sya'ban 1440 / 26 April 2019

Demi Keamanan, Pintu Masuk KPU Dua Paslon Dipisah

Jumat 21 Sep 2018 19:48 WIB

Red: Budi Raharjo

Indonesian General Elections Commission (KPU) logo (illustration)

Indonesian General Elections Commission (KPU) logo (illustration)

Foto: Republika/Tahta Aidilla
Para relawan diimbau tetap menjaga keamanan dan ketertiban

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Biro Operasi (Karo ops) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Slamet Hadi Sipraptoyo mengatakan pintu masuk melalui gerbang KPU dua pasangan calon (paslon) akan dipisah. Pemisahan pintu masuk ini untuk menjaga ketertiban dan keamanan antar dua pendukung paslon yang mulai berdatangan ke KPU.

"Kita buat sekat di dua gerbang masuk KPU. Untuk pintu sebelah kanan untuk kubu Pak Jokowi masuk dari jalan Rasuna Said, kemudian kalau Pak Prabowo langsung dari arah kiri KPU dari Hotel Mandarin," kata Kombes Pol Slamet kepada wartawan di depan kantor KPU, Jumat (21/9) sore.

Kepada para relawan dan dari parpol pendukung, ia mengimbau tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama proses paslon datang ke KPU dan selesai mengambil nomor urut. Dengan demikian, lanjut dia, semua pihak baik aparat dan para pendukung membantu proses tahapan pemilu yang sedang berjalan di KPU.

Jelang kedatangan dua paslon ke KPU, aparat keamanan berkonsentrasi terhadap ribuan massa pendukung yang akan datang. Arus lalu lintas di jalan Imam Bonjol dan Diponegoro ditutup untuk menjaga kelancaran acara.

Slamet memperkirakan bila proses pengambilan nomor dua paslon di KPU ini berjalan lancar, kurang lebih selesai pengambilan nomor sekitar jam 9 malam jalan sudah bisa dibuka. \"Kalau lancar dan semua proses sudah selesai diperkirakan jam 9 malam (jalan yang ditutup) sudah bisa dibuka," ujarnya.

Pantauan Republika di lapangan hingga Jumat sore, pengamanan di depan KPU terus diperketat. Ribuan personil TNI dan Polri berseragam dan tidak berseragam, telah disiagakan menjaga kemanan di sekitar KPU. Kawat berduri pun telah dipasang di depan KPU sebagai barikade pengamanan antara massa pendukung paslon yang mengantar di luar KPU.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA