Rabu, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Rabu, 19 Sya'ban 1440 / 24 April 2019

Sandiaga Imbau Timnya tak Sebarkan Hoaks

Jumat 21 Sep 2018 00:07 WIB

Rep: Sri Handayani, Febrianto Adi Saputro/ Red: Andri Saubani

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti pertemuan koalisi pengusung Prabowo-Sandi di rumah kediaman Capres Prabowo Subianto, di kawasan Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (20/9).

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti pertemuan koalisi pengusung Prabowo-Sandi di rumah kediaman Capres Prabowo Subianto, di kawasan Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (20/9).

Foto: Antara/Galih Pradipta
Sandiaga menginginkan kampanye yang sejuk, teduh, dan bertanggung jawab.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno mengimbau agar timnya tak menyebarkan hoaks selama kampanye. Menurut dia, timnya memiliki tanggung jawab untuk memastikan informasi yang sampai kepada masyarakat sudah terverifikasi.

"Kita punya tanggung jawab bahwa kalau beritanya tidak terverifikasi itu tidak bisa diteruskan," kata Sandiaga di Roemah Djoeang, Jalan Wijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (20/9).

Tak hanya itu, Sandiaga meminta timnya memilah informasi yang ingin disampaikan kepada publik. Ia meminta agar kabar yang menyebabkan orang lain sakit hati tak diteruskan.

Tak hanya fokus pada hoaks, Sandiaga juga menyoroti berita-berita yang dianggap tidak bermanfaat. Ia meminta berita seperti itu tidak dibagikan kepada orang lain.

Lebih lanjut, Sandiaga menginginkan kampanye yang sejuk, teduh, dan bertanggung jawab. Ia menyebut kampanye tanpa hoaks bisa menjadi inovasi baru dalam Pemilu 2019.

Kedua pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) dijadwalkan akan hadir ke Gedung KPU melakukan pengambilan nomor urut di Gedung KPU, Menteng, Jakarta, Jumat (20/9). Sandiaga pun mengaku tidak ingin ada arak-arakan yang berlebihan dalam kegiatan tersebut.

"Kita buat simpel sekali, kita ingin sederhana dan tidak buat kemacetan," kata Sandiaga di Kertanegara, Jakarta, Kamis (20/9).

Ia mengimbau kepada para simpatisan untuk tidak perlu ikut mengawal ke KPU. Sandiaga mengatakan dirinya dan calon presiden Prabowo Subianto ingin menghormati para pengguna jalan.

"Itu pesan Prabowo juga, buat yang sangat sederhana, ekonomi lagi sulit," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA