Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Wednesday, 7 Jumadil Akhir 1442 / 20 January 2021

Survei LSI: PDIP Berpotensi Menang di Pemilu 2019

Rabu 12 Sep 2018 17:40 WIB

Red: Andri Saubani

Kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan saat mengikuti Apel Siaga PDI Perjuangan Setia Megawati, Setia NKRI di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (11/5).

Kader dan simpatisan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan saat mengikuti Apel Siaga PDI Perjuangan Setia Megawati, Setia NKRI di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (11/5).

Foto: Antara/Mohammad Ayudha
PDIP berpeluang mencetak sejarah sebagai partai pemenang dua pemilu berturut-turut.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil survei lembaga Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyatakan, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan berpotensi memenangi Pemilu Legislatif 2019. Survei LSI ini digelar pada 12-19 Agustus 2018 dengan metode multistage random sampling melibatkan 1.200 responden.

"PDIP berpotensi pertama kali menang pemilu legislatif dua kali berturut-turut," kata peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby dalam rilis survei di Jakarta, Rabu (12/9).

Dari hasil survei diketahui, jika pemilu legislatif dilaksanakan pada hari ini, maka sebesar 24,8 persen responden atau mayoritas memilih PDI Perjuangan. Sebanyak 13,1 persen memilih Gerindra, Golkar 11,3 persen, PKB 6,7 persen, Demokrat 5,2 persen, PKS 3,9 persen, PPP 3,2 persen, Nasdem 2,2 persen, dan sisa partai lain masing-masing dipilih oleh responden dengan jumlah di bawah dua persen.

Menurut Adjie, potensi PDI Perjuangan unggul lantaran partai itu terasosiasi dengan calon presiden (capres) pejawat, Joko Widodo (Jokowi). Selain itu, PDI Perjuangan juga memiliki Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang kepemimpinannya kuat.

Gerindra menurutnya, juga bisa bertengger peringkat dua lantaran terasosiasi dengan capres Prabowo Subianto yang kepemimpinannya juga kuat. Adji mengatakan, jika benar PDI Perjuangan menang dalam Pemilu Legislatif 2019, maka kemenangan itu menjadi catatan baru sejarah, karena selama ini belum ada partai yang menang dua periode berturut turut.

Sejak Pileg 1999 partai pemenang selalu berganti setiap periodenya. Belum pernah ada partai yang menang pemilu legislatif dua periode berturut-turut.

Gerindra juga menorehkan sejarah jika menjadi peringkat kedua. Sebab, sejak Pileg 2019, tidak ada partai di luar PDI Perjuangan dan Golkar yang mampu berada di peringkat dua.

Hasil survei LSI juga menunjukkan, 11 partai belum meraih elektabilitas aman menjelang Pemilu 2019. Adjie Alfaraby menyebutkan, lima partai masih berjuang melewati parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen.

Ia menyebutkan, lima partai itu, di antaranya Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Amanat Nasional (PAN). Berdasarkan survei LSI, lima partai itu meraih elektabilitas di bawah empat persen.

"Artinya, masih di bawah PT," kata Adjie.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA