Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Saturday, 17 Rabiul Akhir 1441 / 14 December 2019

Ketum PAN Tanggapi 100 Jubir Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf

Selasa 14 Aug 2018 04:23 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Andri Saubani

Bakal capres-cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo (kedua kiri) dan Ma'ruf Amin (kedua kanan) berbincang seusai menjalani tes kesehatan di RSPAD, Jakarta, Minggu (12/8).

Bakal capres-cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo (kedua kiri) dan Ma'ruf Amin (kedua kanan) berbincang seusai menjalani tes kesehatan di RSPAD, Jakarta, Minggu (12/8).

Foto: Antara/Aprillio Akbar
Jokowi telah memilih Ma'ruf Amin sebagai cawapres untuk Pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan menanggapi soal Tim Pemenangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin yang menyiapkan 100 orang juru bicara (jubir) selama masa kampanye Pilpres 2019.  Menurut Zulkifli, pihaknya tidak perlu memperbanyak jubir seperti Tim Pemenangan Jokowi.

"Kalau kita jangan banyak-banyaklah. Kalau jurkam boleh banyak. Kalau jubir 100 lebih bayangkan. Kalau ngomong semua apa nggak anu. Satu dangdut, pop, keroncong," ujarnya kepada wartawan saat mendampingi Prabowo Subianto silaturahim ke Kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (13/8) malam.

Zulkifli mengatakan,  sementara ini koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga baru membuat struktur garis besar untuk tim pemenangan.  "Lagi disusun. Strukturnya dulu. Nanti bagaimana kami mengusulkan ada dewan pembina, steering commite, baru ketua timses," ucap Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI ini.

Sebelumnya diberitakan, Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin menyiapkan 100 orang jubir selama masa kampanye Pilpres 2019. Politikus PDI Perjuangan Pramono Anung menyatakan 100 orang jubir ini akan bekerja sesuai bidangnya.

"Kerja jubir nanti sesuai dengan masing-masing bidang tugasnya," kata Pramono Anung yang juga Sekretaris Kabinet di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (13/8).

Pramono mencontohkan, di DPR ada 11 komisi yang tugasnya berbeda-beda sesuai dengan bidang yang ditanganinya. "Jadi masing-masing jubir itu orang mempunyai latar belakang, misalnya, di pertahanan, di ekonomi dan sebagainya," tuturnya.

Ia menyebutkan, jubir Jokowi-Ma'ruf akan berasal dari berbagai kalangan termasuk relawan. Bahkan, menurutnya, jubir tersebut paling banyak diambil dari kalangan relawan.

Sementara itu, mengenai kemungkinan adanya tim khusus pemenangan untuk Ma'ruf Amin, Pramono mengatakan, Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf hanya ada satu. "Tetapi bahwa ada tim yang nempel sehari-hari dengan Pak Kiai, tentunya ada. Tapi tim resminya hanya satu itu," ujarnya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA