Sabtu, 7 Zulhijjah 1439 / 18 Agustus 2018

Sabtu, 7 Zulhijjah 1439 / 18 Agustus 2018

Busana Pendaftaran Jokowi tak Sembarang Dipilih

Jumat 10 Agustus 2018 20:29 WIB

Red: Indira Rezkisari

Capres dan cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

Capres dan cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

Foto: Antara
Pemilihan busana sebelumnya sudah melalui diskusi khusus.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Politikus PDI Perjuangan Pramono Anung mengatakan kemeja putih lengan panjang dengan slogan "Bersih, Merakyat, Kerja Nyata" yang dikenakan Jokowi saat akan mendaftar ke KPU adalah pilihan Jokowi sendiri. Ada tiga baju yang sebelumnya bisa dipilih Jokowi untuk mendaftar.

"Baju sebenarnya, Presiden sendiri yang memilih dari beberapa pilihan, beliau memilih tiga, baju warna putih yang dipakai pada momen berbeda-beda, kebetulan desainnya bagus ya," kata Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (10/8).

Pramono mengatakan, ada tiga baju yang dipilih langsung oleh Jokowi, dan sepenuhnya Jokowi memilih sendiri termasuk pilihan diksi untuk Koalisi Indonesia Kerja. Menurut Pramono, Jokowi memang menginginkan ada kostum khusus dengan warna putih untuk kesempatan istimewa tersebut.

"Ya, Presiden yang menginginkan kostum seperti itu, warna putih. Seperti di Asian Games," ungkapnya.

Sementara Jokowi mengenakan kemeja berslogan, KH Ma'ruf Amin memilih menggunakan pin dengan desain yang serupa pada kemeja Jokowi bertuliskan Bersih, Merakyat, Kerja Nyata. Pramono meyakini nantinya semua termasuk tim sukses dan simpatisan Jokowi-Ma'ruf Amin akan memakai kemeja berdesain serupa.

"Kalau dipakai capres cawapres biasanya ditiru oleh semuanya, begitu Gubernur DKI kotak-kotak, semuanya kotak-kotak. Semuanya pasti akan niru," ucapnya.

Pramono menjelaskan sebelumnya ada diskusi khusus terkait pemilihan slogan tersebut. Jokowi menginginkan kata 'kerja' digunakan sebagai dasar dari seluruh konsep program.

Sementara warna putih dipilih sebagai latar belakang utamanya. Sebelumnya ada pilihan untuk desain kemeja putih dengan sablon hitam dan kemeja putih dengan sablon warna-warni. "Ini kan era milenial, jadi baju itu harus menarik bagi siapa saja," ujarnya.

Diskusi soal baju, kata Pramono sepenuhnya inisiatif dari Jokowi yang sebelumnya meminta beberapa alternatif, tetapi soal gagasan seluruhnya berasal dari Jokowi. "Terakhir itu mungkin pilihan sembilan gambar, akhirnya tiga yang dipilih. Desainnya beliau sendiri," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES