Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

TGB Mengaku tak Ada Tawar-menawar dengan Jokowi

Jumat 10 Agustus 2018 18:47 WIB

Red: Nidia Zuraya

Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Gubernur NTB TGB Zainul Majdi (kedua kiri) membagikan buku kepada anak-anak korban gempa di Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Selong, Lombok Timur, NTB, Senin (30/7).

Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Gubernur NTB TGB Zainul Majdi (kedua kiri) membagikan buku kepada anak-anak korban gempa di Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Selong, Lombok Timur, NTB, Senin (30/7).

Foto: Ahmad Subaidi/Antara
TGB menegaskan tetap mendukung Jokowi di Pilpres 2019

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Muhammad Zainul Majdi mengaku tidak ada tawar-menawar apapun yang dilakukannya dengan calon presiden pejawat Joko Widodo (Jokowi) terkait Pilpres 2019. Sebelumnya TGB menyatakan mundur dari posisinya sebagai salah satu kader Partai Demokrat.

"Enggak ada tawar-tawaran apapun, enggak ada bicara tawar-tawar," kata TGB di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (10/8).

Hingga kini, ia menegaskan tetap pada komitmen mendukung Jokowi untuk periode kedua pemerintahannya. "Tapi komitmen saya seperti yang saya sampaikan bahwa untuk keberlanjutan kemaslahatan kita semua ya menurut saya Bapak Jokowi harus menuntaskan di periode kedua," ucapnya.

Hal itu salah satunya karena kinerja dan program Presiden Jokowi fokus pada infrastruktur yang terbukti mendatangkan manfaat besar, khususnya bagi masyarakat di NTB. "Nah ini satu contoh sederhana yang menarik di NTB ya. Jadi kenapa relatif kami di NTB itu bisa agak cepat untuk menangani tanggap darurat karena infrastruktur di NTB itu diguncang dengan 7,0, diguncang dengan 6,4 SR, diguncang terakhir dengan 5,9 SR itu relatif kuat. Kenapa dia kuat, karena dalam 10 tahun terakhir kita menyiapkan infrastruktur transportasi yang kokoh," tuturnya.

Ia mendapati fakta bahwa perhatian pada infrastruktur tidak hanya bisa menciptakan daya saing lebih tinggi, tapi juga gerak perekonomian yang lebih baik dan lebih sehat. "Tapi juga bisa berguna pada saat emergency. Jika tidak kuat diguncang tiga gempa besar itu habislah kita semua," ujarnya.

TGB bersyukur saat ini jalur-jalur utama di NTB semua telah berfungsi kembali, termasuk kondisi jembatan-jembatan yang tetap kokoh berdiri. "Artinya apa, pembangunan infrastruktur itu penting sekali, tidak hanya untuk pembangunan ekonomi tapi juga mitigasi bencana," katanya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Foto Udara Mina, Arafah dan Makkah

Selasa , 21 Agustus 2018, 11:11 WIB