Tuesday, 15 Muharram 1440 / 25 September 2018

Tuesday, 15 Muharram 1440 / 25 September 2018

Presiden PKS: Poros Ketiga Masih Sangat Mungkin Terbentuk

Selasa 07 August 2018 21:41 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro, Fauziah Mursid/ Red: Andri Saubani

Presiden PKS Sohibul Iman menyampaikan keterangan pers usai menggelar sidang majelis syuro istimewa di kantor DPP PKS,  Jakarta, Selasa (7/8).

Presiden PKS Sohibul Iman menyampaikan keterangan pers usai menggelar sidang majelis syuro istimewa di kantor DPP PKS, Jakarta, Selasa (7/8).

Foto: Republika/Febrianto Adi Saputro
Majelis Syuro PKS hari ini menggelar rapat istimewa di Kantor DPP PKS.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tiga hari jelang berakhirnya masa pendaftaran pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres), masing-masing partai masih terus gencar melakukan manuver politik. Presiden PKS Sohibul Iman pun mengungkapkan poros ketiga masih sangat memungkinkan terjadi baik sekarang atau ketika nanti setelah capres pejawat Joko Widodo (Jokowi) menentukan cawapresnya.

"Mungkin ada yang kecewa bisa saja kan? itu sangat memungkinkan," kata Sohibul, Selasa (7/8).

Menurut Sohibul, sejumlah partai yang memiliki opsi memungkinkan untuk membentuk poros ketiga yaitu PKS, PAN, dan PKB. Namun, ia menilai posisi PKB saat ini cukup sulit diprediksi lantaran masih berada di dalam koalisi pemerintah.

"Terkait poros ketiga secara normatif mungkin saja terjadi, tapi realitas politiklah yg mengantarkan apakah terjadi atau tidak terjadi," katanya.

Sohibul menuturkan hingga saat ini komunikasi masih terus dilakukan baik dengan kubu Partai Gerindra maupun partai lain, termasuk dengan PKB. "Oh iya ada (komunikasi), semua partai komunikasi kita," jelasnya.

Sebelumnya PKS baru saja selesai menggelar sidang Majelis Syuro PKS pada Selasa (7/8). Dalam sidang Majelis Syuro PKS tersebut, dihasilkan tiga keputusan.

Baca juga: Ini Tiga Keputusan Rapat Majelis Syuro PKS Terkait Pilpres

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani yakin akan ada titik temu untuk mengakomodir keinginan PKS dalam koalisi Prabowo. Hal itu disampaikan Muzani usai mendengar hasil keputusan rapat Majelis Syuro PKS, Selasa (7/8) malam ini.

"Saya kira apa yang menjadi keputusan majelis syuro hari ini ya kita hormati. Insya Allah, pasti ada titik temu," ujar Muzani seusai rapat internal dengan Prabowo Subianto di kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta, Selasa (7/8).

Menurut Muzani, hasil keputusan rapat Majelis Syuro PKS belum disampaikan secara langsung kepada Prabowo. "Kami baru dengar dari jumpa pers malam ini dari Presiden PKS dan majelis syuro," ucap Muzani.

Muzani juga meyakini PKS tetap dalam koalisi Prabowo dan tidak akan berpindah koalisi. Menurutnya, komunikasi yang terjalin antara PKS dan Partai Gerindra juga sudah sangat intensif.

"Hubungan kami dengan PKS sudah begitu dalam, begitu jauh, saya kira insha Allah tidak," katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES