Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

Pertemuan Puan dan Prabowo Hasil Konsultasi dengan Megawati

Rabu 18 Juli 2018 00:20 WIB

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Bayu Hermawan

Sekjen PDI Perjuangan - Hasto Kristiyanto

Sekjen PDI Perjuangan - Hasto Kristiyanto

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Hasto mengatakan PDIP ingin membangun dialog dengan semua parpol.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan, pertemuan antara Puan Maharani dengan para petinggi partai politik, seperti dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, telah dikonsultasikan dengan Ketua Umumk PDIP Megawati Soekarnoputri. Hasto mengatakan pertemuan-pertemuan itu karena PDIP ingin membangun dialog dengan semua parpol.

"Jadi kami berbagi tugas. Kami membangun dialog dengan (partai politik) apapun," ujar Hasto di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (17/7).

Menurutnya, dialog dengan partai politik manapun kerap dilakukan termasuk dengan partai Gerindra. Dari dialog-dialog yang dijalankan kemudian bisa dikerucutkan yang akhirnya berbuah opsi-opsi terhadap kemungkinan menjalin kerjasama. Namun terkait pertemuan dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlanggar Hartarto, Hasto menjelaskan bahwa PDIP dan Golkar sepakat untuk memberikan dukungan kepada Joko Widodo (Jokowi) seutuhnya. Dalam penilaian PDIP kekuatan koalisi partai politik yang mendukung Jokowi sudah 65 persen.

Baca juga: Bertemu Puan, Prabowo: Beliau Mau Belajar Naik Kuda

PDIP hingga hari ini memberikan seluas-luasnya partai manapun untuk mendukung Jokowi dan berkoalisi. Sedangkan untuk konsolidasi, PDIP berharap bisa dilakukan sesegera mungkin. "Karena dalam waktu dekat kami akan bertemu dengan bapak presiden dengan seluruh para ketua umum partai untuk menegaskan bahwa dukungan yang diberikan kepada bapak presiden sebesar 65 persen itu sudah mencukupi  membangun pemerintahan yang efektif dan stabil untuk pemerintahan yang akan datang," kata Hasto.

Pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menghasilkan kesepakatan soal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Joko Widodo (Jokowi). Pada pertemuan yang terjadi di kediaman Megawati, Senin (16/7) kemarin, kedua tokoh sepakat cawapres dibahas bersama Jokowi.

Hasto mengatakan pembahasan bersama karena saat ini setiap partai politik memerjuangkan ketua umumnya pada posisi strategis di tingkat nasional. Dalam hal ini, ia mengatakan, Golkar berupaya mendorong Airlangga sebagai kandidat yang mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Foto Udara Mina, Arafah dan Makkah

Selasa , 21 Agustus 2018, 11:11 WIB