Sabtu, 16 Rajab 1440 / 23 Maret 2019

Sabtu, 16 Rajab 1440 / 23 Maret 2019

Di Sukabumi, Aher Nyanyi Lagu 2019 Ganti Presiden

Ahad 15 Jul 2018 16:43 WIB

Rep: Riga Nurul Iman / Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Mantan gubernur Jabar yang juga salah satu bakal calon presiden atau wapres dari PKS Ahmad Heryawan menyanyikan lagu 2019 Ganti Presiden di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi Ahad (15/7).

Mantan gubernur Jabar yang juga salah satu bakal calon presiden atau wapres dari PKS Ahmad Heryawan menyanyikan lagu 2019 Ganti Presiden di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi Ahad (15/7).

Foto: Republika/Riga Nurul Iman
Aher mengaku mulai bersosialisasi ke berbagai daerah terkait Pilpres 2019

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Salah satu bakal calon presiden atau wakil presiden dari PKS Ahmad Heryawan atau Aher menyanyikan lagu 2019 ganti presiden. Hal itu berlangsung dalam acara halal bihalal DPD PKS Kota Sukabumi di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Ahad (15/7). 

Awalnya Aher hanya menonton pertunjukkan musik yang dilakukan komunitas musik dalam acara halal bihalal tersebut. Namun Aher secara spontan mendatangi panggung ketika grup band pengisi acara tersebut menyayikan lagu 2019 ganti presiden. Langkah Aher ini menyita perhatian kader dan simpatian PKS serta media yang berada di gedung tersebut. 

‘’ Kang Aher spontan naik panggung dan menyanyi bersama lagu 2019 ganti presiden,’’ terang salah seorang personel grup band, Dani Ramdhani kepada wartawan. Lagu tersebut merupakan harapan untuk ganti presiden pada 2019 mendatang.

Sementara itu Aher selepas acara tersebut mengatakan, sebagaimana diketahui ia masuk salah satu diantara sembilan capres atau cawapres dari PKS. Oleh karena itu ia mulai berkenalan dengan masyarakat atau sosialisasi ke berbagai tempat di Jawa Barat yang sudah mengenalnya.

Selain itu lanjut Aher beberapa waktu lalu ia juga berkeliling ke Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera. Langkah ini dilakukan untuk media sosialisasi kepada warga.

Namun kata Aher, ia akan mengikuti mekanisme partai yang akan mengerucutkan nama calon dari sembilan nama. Di sisi lain partai akan membangun koalisi dengan partai lain

Aher menuturkan, dengan siapa pun dipasangkan masih mungkin. Saat ini ini konstalasi partai politik tingkat nasional ada partai yang belum mendukung calon pejawat yakni PKS, Gerindra, PAN, dan Demokrat yang akan bermusyarawah untuk format koalisi ke depan. Koalisi ini pun bisa berkembang karena masih cair.

Komunikasi antar partai kata Aher dilakukan para pimpinan partai sudah terus dilakukan. ‘’ Terkait nama calon presiden masih berkembang bisa Prabowo Subianto atau king maker atau cerita lainnya hingga pendaftaran capres ke KPU 4-10 Agustus mendatang,’’ imbuh dia.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA