Monday, 10 Rabiul Akhir 1440 / 17 December 2018

Monday, 10 Rabiul Akhir 1440 / 17 December 2018

Sudirman Said: Parpol Koalisi Dukung Anies Jadi Cawapres

Kamis 12 Jul 2018 07:18 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Anies Baswedan

Anies Baswedan

Foto: ROL/Havid Al Vizki
Proses negosiasi masih berlangsung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penasihat Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Sudirman Said mengklaim tiga partai koalisi setuju mendukung Anies Baswedan sebagai calon wakil presiden. Anies akan mendampingi Prabowo di pemilu presiden (Pilpres) 2019.

"Nama Anies Baswedan menguat sebagai cawapres, semua menyebutnya termasuk PKS," kata Sudirman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (12/7).

Ketiga partai politik yang dimaksudnya adalah Partai Gerindra, PKS, dan PAN.

Dia mengatakan nama Anies dipertimbangkan sebagai cawapres yang kuat. Bahkan beberapa orang mengusulkan apakah tidak lebih baik menjadi calon presiden.

Menurut dia, dalam komunikasi tiga partai politik tersebut, muncul kombinasi capres-cawapres seperti Prabowo-Gatot, Gatot-Anies, Prabowo-Anies, dan Prabowo-Ahmad Heryawan. "Kalau tidak ada opsi malah stuck karena apabila ada opsi semua muncul dengan argumen dan keputusan baik harus melalui kontestasi ide," ujarnya.

Baca juga, PAN: Gatot dan Anies Jadi Capres atau Cawapres Alternatif.

Dia mengatakan, Prabowo pernah menyebut nama Anies potensial mendampingi di Pilpres, termasuk Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ahmad Heryawan. Menurut Sudirman, ketiga parpol tersebut sudah lama menjalin komunikasi dan diyakini ketiganya tetap kompak dan bukan tidak mungkin ada parpol yang gabung.

"Proses negosiasi merupakan hal biasa, tiap-tiap pihak sampaikan yang baik untuk kepentingannya. Kami meyakini akan membawa suasana yang baik dan saya tidak punya kekhawatiran akan ngotot dengan yang diinginkan," katanya.

Sebelumnya, Anggota Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini mengatakan nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan belum masuk dalam radar partainya yang akan diusung sebagai calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).

"Dalam rapat Majelis Syuro PKS nama Anies Baswedan belum masuk radar, artinya kalau ada orang yang mengajukannya, keputusannya tetap harus melalui Majelis Syuro PKS," kata Jazuli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan selama ini belum ada upaya dari Anies untuk melobi para anggota Majelis Syuro PKS dan dirinya juga tidak tahu persis apa yang dilakukan Anies dalam menjalin komunikasi dengan DPP PKS.

Menurut dia apabila Anies melakukan komunikasi dengan DPP PKS merupakan hal yang wajar namun di Majelis Syuro belum dibahas terkait peluang Anies diusung sebagai capres ataupun cawapres.

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES