Monday, 10 Zulqaidah 1439 / 23 July 2018

Monday, 10 Zulqaidah 1439 / 23 July 2018

Dukungan TGB ke Jokowi Sudah Izin SBY?

Kamis 05 July 2018 17:05 WIB

Rep: Febrianto Adi Saputro/ Red: Muhammad Hafil

Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) menyambut Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bandara Internasional Lombok pada Kamis (19/10) sekitar pukul 16.45 Wita.

Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) menyambut Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bandara Internasional Lombok pada Kamis (19/10) sekitar pukul 16.45 Wita.

Foto: dok. Humas Pemprov NTB
Elite Demokrat menyebut pernyataan TGB adalah pendapat pribadi.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto menanggapi kabar terkait dukungan anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi kepada Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, pernyataan dukungan yang disampaikan gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut merupakan pendapat pribadi.

"Karena kalau pendapat dari partai tentunya yang menyampaikan dari DPP. Dan ini adalah pendapat pribadi, dan tentunya terlepas dari pendapat dari Partai Demokrat," kata Agus di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/7).

Ia mengungkapkan keputusan terkait arah partai, baru akan ditetapkan di dalam rapat majelis tinggi. Namun ia menambahkan setiap anggota majelis tinggi partai mempunyai hak untuk menyampaikan pendapatnya.

"Tentunya semuanya kami runut mengikuti apa yang diputuskan oleh rapat majelis tinggi," katanya.

Baca juga: Pengamat: Dukungan TGB Menyiratkan Keinginan Maju ke Pilpres

Selain itu, ia mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui apakah TGB sudah meminta izin terkait dukungan tersebut kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). "Menurut saya yang kami ketahui apa yang disampaikan TGB adalah pendapat pribadi," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menyambut baik dukungan TGB ke Jokowi. Menurutnya, dukungan tersebut untuk memastikan kemenangan  di pilpres 2019.

"Karena salah satu daerah yang dalam  pilpres 2014 NTB yang Pak Jokowi kalah karena ada faktor TGB. Oleh karena itu kami meyakini bahwa masuknya TGB memberikan dukungan Pak Jokowi maka kita akan semakin yakin Pak Jokowi akan memenangkan pilpres 2019," kata Ace.

Sementara itu saat disinggung mengenai pertemuannya dengan TGB, Airlangga pun mengakui adanya pertemuan tersebut. Dalam pertemuan tersebut ia mengaku juga sudah berkoordinasi dengan TGB. Namun ia membantah bahwa pertemuan tersebut terkait dengan pembahasan mengenai calon wakil presiden (cawapres). "Enggak sama sekali, (bahas cawapres)" ujarnya. 

Baca juga: Pengamat: Dukungan TGB Menyiratkan Keinginan Maju ke Pilpres

Sebelumnya, TGB menyampaikan, pernyataan tersebut dilandaskan berdasadkan sejumlah pertimbangan. "Semata karena pertimbangan maslahat bangsa, umat, dan akal sehat agar pembangunan yang tengah berjalan di seluruh penjuru bisa dituntaskan dengan maksimal sesuai hajat masyarakat," ujar TGB kepada Republika.co.id, Kamis (5/7).

TGB yang sudah dua periode menjabat sebagai Gubernur NTB sejak 2008 menilai, proses pembangunan membutuhkan waktu yang tidak singkat. "Pengalaman saya di NTB, tidak cukup satu periode untuk menuntaskan tugas-tugas besar membangun daerah, apalagi membangun Indonesia yang sangat luas dan kompleks ini," ungkap TGB.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA