Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Probowo Minta Pemerintah Kelola Negara Sebaik-baiknya

Senin 14 May 2018 16:40 WIB

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Budi Raharjo

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan pidato politik dalam rapat akbar yang berlangsung di taman kota Andang Pangrenan Purwokerto Kabupaten Banyumas, Senin (14/5)

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menyampaikan pidato politik dalam rapat akbar yang berlangsung di taman kota Andang Pangrenan Purwokerto Kabupaten Banyumas, Senin (14/5)

Foto: Republika/Eko Widiyatno
Gerindra mengutuk segala bentuk kekerasan

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Ketua Umum Gerindra Prabowo menilai, kondisi negara saat ini dalam keadaan prihatin. Hal ini antara lain ditandai dengan beberapa kali aksi terorisme yang terjadi belakangan ini.

Dalam kasus-kasus terseut, Prabowo menyatakan bahwa Gerindra mengutuk segala bentuk kekerasan. "Kira mengutuk segala segala bentuk aksi kekerasan," tegasnya, saat menghadiri acara rapat akbar di Taman Kota Andang Pangrenan Purwokerto, Senin (14/5).

Dia meminta agar negara mengelola negara dengan sebaik-baiknya. "Hal ini menjadi amanat UUD 45 yang memerintahkan negara untuk melindungi seluruh tumpah darah Indonesia," katanya.

Dalam kesempatan itu dia juga menilai perlunya pemerintah menaikkan anggaran untuk TNI. Apalagi, kata Prabowo, anggaran Polri juga mengalami kenaikkan. "Permintaan ini, sebenarnya pernah saya sampaikan saat bertemu dengan Presiden di Hambalang," katanya.

Dalam pertemuan disebutkan Prabowo juga dihadiri dua orang menteri, dia sudah meminta agar anggaran TNI dinaikkan. "Saya meminta hal ini bukan karena saya bekas TNI. Tapi karena anggaran Polri sudah naik, dan didasari pertimbangan Indinesia tidak boleh lemah. Apalagi karena wilayah NKRI memiliki luas hampir sebesar benua Eropa," katanya.

Dia juga mengingatkan, Indoensia memburuhkan lembaga Polri yang kuat, profesional dan mengayomi masyarakat. Namun dia juga menyebutkan, Polri sebagai bayangkari negara harus menjadi lembaga yang dicintai rakyat. "Kalau Polri menjadi lembaga yang dicintai rakyat, maka tanpa perlu diminta pun rakyat akan membantu Polri mengatasi masalah terorisme," jelasnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA