Monday, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Monday, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Partai Berkarya tak Mau Ikut Gelorakan #2019gantipresiden

Sabtu 12 May 2018 15:40 WIB

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Bilal Ramadhan

Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso

Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Priyo mengatakan Berkarya ingin menggelorakan tagar 32019gantilegislatif

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Meski merupakan partai baru, Partai Berkarya menyatakan menargetkan menjadi lima partai terbesar pemenang pemilihan umum (Pemilu) 2019. Mereka pun menyatakan tak mau ikut menggelorakan tagar #2019gantipresiden, yang mereka mau, yakni #2019gantilegislatif.

"Partai Berkarya menargetkan menjadi partai lima besar. Tak sekadar lolos dari lubang jarum parliamentary treshold. Kami ingin dan siap dipercayai rakyat dan menjadi partai gajah di pertarungan politik," ungkap Sekretaris Jenderal DPP Partai Berkarya Priyo Budi Santoso dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (12/5).

Priyo mengaku, pihaknya belum berkeinginan untuk berkontribusi menggelorakan tagar #2019gantipresiden. Mereka lebih ingin menggelorakan tagar #2019gantilegislatif. Menurutnya, masyarakat saat ini jengah dengan banyaknya pertikaian yang terjadi.

"Saling cerca, tokoh politik ini membusukkan tokoh politik lain, polisikan ini, berita bohong, hoax bertebaran di mana-mana," kata Priyo.

Hal itu, lanjut dia, membuat seolah bangsa ini tidak memiliki pempimpin yang terampil untuk menyelamatkannya. Maka itu, Priyo menuturkan, partainya hadir dengan mengungkit kembali betama murahnya sandang, pangan, dan papan di era Orde Baru.

"Dulu murah sandang, pangan, papan. Mohon maaf, ini salah satu yang kami ingin kemukakan," terangnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES