Rabu, 5 Rabiul Akhir 1440 / 12 Desember 2018

Rabu, 5 Rabiul Akhir 1440 / 12 Desember 2018

Pengamat: Ada 2 Kelompok yang Ingin Prabowo tak Maju Pilpres

Rabu 25 Apr 2018 05:15 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Bilal Ramadhan

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto

Foto: Republika
Dua kelompok ini sama-sama menginginkan adanya perubahan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan hendak disogok untuk tidak mencalonkan diri dalam pilpres. Dia dalam sebuah pidatonya mengaku akan diberikan uang dan sebuah proyek apabila mundur dari ketua Partai Gerindra.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio mengatakan, wajar jika ada yang tidak mengingatkan Prabowo maju lagi dalam pilpres. Menurut dia, jika sogokan tersebut benar adanya, ada dua kelompok yang menginginkan Prabowo tidak lagi maju.

"Ini ada dua jenis kelompok yang menginginkan Prabowo enggan maju pilpres," ujar Hendri kepada Republika.co.id, Selasa (24/4).

Pertama, ujarnya, mereka yang menginginkan adanya perubahan kepemimpinan di Indonesia. Mereka telah mempelajari elektabilitas Prabowo yang dianggap tidak naik-naik untuk mengejar Jokowi.

"Makanya (kelompok pertama) menyarankan lebih baik Prabowo tidak maju dan memberikan tiketnya ke tokoh lain yang belum diperhitungkan," ujar Hendri.

Kelompok kedua, lanjut Hendri, kelompok yang memang menginginkan perubahan, tetapi namanya masih berada di seputaran Prabowo. Kelompok kedua ini, terangnya, mereka yang memandang jika Prabowo bisa menang sehingga melakukan dugaan ancaman tersebut.

"Tapi yang jelas tidak mencerminkan hasil dari berbagai lembaga survei yang saat ini memang menempatkan Prabowo jauh di bawah Jokowi," ucapnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Mengenang Tragedi Rawagede Karawang

Selasa , 11 Des 2018, 23:21 WIB