Tuesday, 10 Zulhijjah 1439 / 21 August 2018

Tuesday, 10 Zulhijjah 1439 / 21 August 2018

DPP Golkar Yakin Elektabilitas Jokowi Bisa Capai 60 Persen

Senin 23 April 2018 13:50 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Andri Saubani

[ilustrasi] Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kedua kanan) dan Seskab Pramono Anung mencoba mobil pedesaan yang diproduksi oleh PT Kiat Mahesa Wintor pada pameran otomotif Indonesia International Motor Show 2018 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4).

[ilustrasi] Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kedua kanan) dan Seskab Pramono Anung mencoba mobil pedesaan yang diproduksi oleh PT Kiat Mahesa Wintor pada pameran otomotif Indonesia International Motor Show 2018 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/4).

Foto: Wahyu Putro/Antara
Elektabilitas Jokowi saat ini berada pada angka 55,9 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily menyebut peluang Presiden Joko Widodo (Jokowi) semakin terbuka lebar memenangi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Itu lantaran semakin naik secara meyakinkan elektabilitas Jokowi, seperti dalam survei Litbang Kompas elektabilitas Jokowi berada di angka 55,9 persen.

"Peluang Pak Jokowi sangat terbuka lebar. Walaupun hasil tersebut belum sepenuhnya aman. Angka psikologis yang aman ya di angka 60 persen. Hal itu masih mungkin bisa dicapai seiring dengan kecenderungan semakin naiknya suara Pak Jokowi," ujar Ace saat dihubungi wartawan, Senin (23/4).

Menurut Ace, naiknya elektabilitas Jokowi juga seiring dengan tingkat kepuasan publik yang mencapai angka 72,3 persen. Sehingga, antara kepuasan dan keinginan untuk memilih Jokowi berjalan konsisten.

Sementara dari pihak lawan menurut Ace, justru menunjukan tren penurunan yakni Prabowo 14,1 persen, maupun kandidat lainnya tidak ada yang terlihat kuat. Namun demikian, Partai Golkar tetap akan berusaha untuk terus menaikkan elektabilitas Pak Jokowi untuk meraih angka di atas 60 persen.

"Sebetulnya elektabilitas Pak Jokowi ini bisa jadi mencapai 60 persen jika head to head dengan Pak Prabowo. Dalam simulasi banyaknya kandidat capres, elektabilitas sudah mencapai 55,9 persen," ujar Wakil Ketua Komisi VIII DPR tersebut.

Apalagi menurutnya, masih tersisa satu tahun menuju Pilpres 2019. Sehingga ,jika Jokowi dapat menyelesaikan berbagai pekerjaan Pemerintahan maka akan mendongkrak elektabilitas Jokowi.

"Misalnya penyelesaian pembangunan infrastruktur strategis nasional, selain itu, harus didorong upaya serius program-program yang menyentuh langsung kepada rakyat, yaitu program mikro yang menyentuh dan memberdayakan rakyat langsung," ujar Ace.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Jamaah Haji Berwukuf di Arafah

Senin , 20 August 2018, 23:56 WIB