Selasa, 15 Muharram 1440 / 25 September 2018

Selasa, 15 Muharram 1440 / 25 September 2018

Prabowo Pernah Coba Disogok Agar tidak Nyapres

Senin 23 April 2018 13:24 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Andri Saubani

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendatangi kantor DPP PKS untuk melakukan pertemuan dengan Partai PAN dan PKS, Jakarta, Ahad (24/12).

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mendatangi kantor DPP PKS untuk melakukan pertemuan dengan Partai PAN dan PKS, Jakarta, Ahad (24/12).

Foto: Republika/Iman Firmansyah
Prabowo juga ditawari uang untuk tidak menjadi Ketua Umum Partai Gerindra.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Gerindra, Sodik Mujahid, membenarkan terkait potongan video pidato Prabowo Subianto yang diunggah di akun Facebook partainya. Dalam potongan video itu, Prabowo mengaku sempat mau disogok untuk tidak kembali mencalonkan diri. Tidak hanya itu, Prabowo juga mengaku ditawari proyek dan uang banyak supaya pensiun dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.

Menurut Sodik, potongan video tersebut diambil ketika Prabowo berpidato pada acara temu kader di Daerah Pemilihan (Dapil) XI Jawa Barat dalam rangka konslidasi pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Menurut Sodik, ada kekuatan dari luar partai yang mencoba menyuap Prabowo untuk tidak menduduki tampuk kepemimpinan Partai Gerindra.

"Ketika Ketua Umum Gerindra (Suhardi) wafat, ada kekuatan luar Gerindra yang minta dan iming-iming materi agar Prabowo tidak ambil posisi sebagai ketua umum Gerindra," kata Sodik menjelaskan, saat dihubungi melalui pesan singkat, Senin (23/4).

Tidak hanya itu, selain diminta untuk tidak mengambil posisi sebagai ketua umum Partai Gerindra, Prabowo juga diminta untuk tidak mencalonkan diri atau maju dalam pemilihan presiden (pilpres). Namun, Sodik enggan membeberkan siapa oknum yang mencoba menyuap Prabowo.

"Begitu pula untuk tidak maju dalam pilpres. Soal siapa itu, silakan tanya langsung kepada ketua umum dan sekjen. Karena untuk pertimbangan, kami tidak berhak menyampaikannya ke media/publik," kata Sodik menerangkan.

Lanjut Sodik, keberanian Prabowo menyampaikan hal itu dalam pidatonya karena memang apa yang disampaikannya adalah fakta, bukan kebohongan. Apalagi selama ini, Prabowo selalu menyampaikan dan kekompakan kepada kader Partai Gerindra sehingga menjadi motivasi untuk para kader partai. Oleh karena itu, Sodik menyatakan, karakter seperti itu harus menjadi kakakter bangsa Indonesia.

Berikut video pidato Prabowo yang diunggah di akun resmi Facebook Partai Gerindra:

 

 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES