Rabu, 5 Zulqaidah 1439 / 18 Juli 2018

Rabu, 5 Zulqaidah 1439 / 18 Juli 2018

PPP Klarifikasi Kepindahan Sejumlah Politikusnya ke PBB

Senin 16 April 2018 21:13 WIB

Rep: Ali Mansyur/ Red: Budi Raharjo

Simpatisan mengibarkan bendera Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat kampanye PPP Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (5/4). (Republika/Prayogi)

Simpatisan mengibarkan bendera Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat kampanye PPP Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (5/4). (Republika/Prayogi)

Hal biasa jika ada politikus lakukan manuver dengan pindah partai di tahun politik.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Politkus Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Lena Marliana membantah bahwa Wakil Ketua Umum (Waketum) PPP Kubu Romahurmuziy, Tamam Achda, pindah ke Partai Bulan Bintang (PBB). Lena menegaskan dirinya sudah melakukan "tabayyun" secara langsung kepada pihak yang bersangkutan.

"Bahkan dia mengucapkan banyak terima kasih karena saya bantu menjelaskan. Jadi tidak benar bahwa Tamam Achda itu pindah ke PBB atau saat ini belum ada niat untuk pindah ke PBB," jelas Lena saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (16/4).

Baca Juga: Sejumlah Politikus PPP Pindah ke PBB

Selain itu menurut Lena, hal yang biasa jika ada politikus yang melakukan manuver politik dengan pindah partai pada tahun politik. Lena menganggap, mereka ada orang-orang barisan kecewa terhadap partainya dan memutuskan untuk pindah kendaraan. Oleh karena itu, Lena menyayangkan sikap kutu loncat seperti itu.

"Meskinya kalau mereka tidak sepakat dengan apa yang menjadj keputusan yang sudah diambil secara konstitusional maka seharusnya juga ditempuh jalan konstitusional. Tidak terbiasa pindah-pindah partai seperti itu," ungkapnya.

Lena menambahkan, bagi mereka yang hendak pindah ke partai lain, harus tahu bahwa PPP sedang berjihad setelah dilanda konflik hampir 2.5 tahun. Jadi, kata Lena, bukanlah sikap yang bijak membawa nama PPP ketika pindah partai politik lain.

Namun, pihaknya tidak melarang jika secara individu, tidak membawa-bawa PPP. "Silahkan saja (pindah), tapi tidak bisa mengklaim membawa nama institusi PPP dan itu yang merusak. Dan saya berharap teman-teman yang membawa nama PPP itu bijaklah dalam bersikap," pinta Lena.

Baca Juga: Yusril Sebut Haji Lulung Bakal Pindah ke PBB

Lanjut Lena, pihaknya juga tidak mengerti, siapa yang memberi mandat membawa nama PPP menemui Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra. Terkait mantan anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI periode 2009-2014, Ahmad Yani, yang dikabarkan pindah ke PBB, Lena mempersilakan jika niatnya ingin membesarkan partai lain. "Tapi kalau niatnya sekadar untuk kembali menjabat agak disayangkan," tutupnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES