Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

Selasa, 10 Zulhijjah 1439 / 21 Agustus 2018

Pengamat Nilai Momentum Prabowo di Pilpres Sudah Lewat

Senin 16 April 2018 18:32 WIB

Rep: Mabruroh/ Red: Andri Saubani

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto

Foto: Republika/Putra M Akbar
Prabowo dianggap tidak akan memiliki pengaruh besar dalam Pilpres 2019.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Partai Gerindra kembali menunjuk Prabowo Subianto dalam pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Nama kemunculan nama Prabowo ini dianggap tidak akan memiliki pengaruh besar dalam Pilpres 2019.

Pengamat politik, Pangi Syarwi Chaniago menilai jika masa Prabowo telah usai. Sudah saatnya kata dia, Prabowo harus mempercayakan kepada generasi yang muda untuk mewakili Gerindra.

"Sudah saatnya Prabowo realistis, soal momentum beliau yang sudah lewat," ujar Pangi kepada Republika, Senin (16/4).

Ditambah lagi lanjut Pangi, lawan Prabowo adalah petahana. Maka, majunya Prabowo untuk menggeser Jokowi dinilai sangat berat bagi Prabowo.

"Sekarang yang dilawan incambent. Dulu Jokowi nggak incumbent saja, Prabowo kalah," ujar Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting itu.

Pangi menilai, tidak ada waktu lagi agi Gerindra untuk mendaur ulang tokoh lama dalam Pilpres 2019. Yakni, menghadap-hadapkan Jokowi dan Prabowo seperti Pilpres 2014.

Apalagi sambungnya, sinyal dari adik Prabowo, Hasyim sudah sangat jelas bahwa Prabowo harus mempertimbangkan kesehatannya. Walaupun kata dia, gerakan untuk mendesak Prabowo agar mencari cawapresnya juga tidak kalah kuat.

Sebelumnya, Prabowo menyatakan siap maju sebagai capres jika diberi mandat oleh seluruh kader Partai Gerindra. "Dengan segala tenaga saya, dengan segala jiwa dan raga saya, seandainya Partai Gerindra memerintahkan saya untuk maju dalam pemilihan presiden yang akan datang, saya siap melaksanakan tugas tersebut," kata Prabowo dalam pidato pembukaannya pada rapat koordinasi nasional (rakornas) di kediaman Prabowo, Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/4).

Dalam pidato tersebut, Prabowo juga menepis kabar yang mengatakan dirinya ragu dan pesimitis maju pada pilpres 2019. Ia menegaskan, dirinya adalah pemegang mandat.

"Saya adalah pemegang mandat. Saya adalah pejuang Partai Gerindra selama saya diberi kekuatan oleh Yang Mahakuasa. Saya masih bisa berjuang dan selama saya dipercaya oleh Partai Gerindra kepada saya, akan saya jalankan," ucapnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Foto Udara Mina, Arafah dan Makkah

Selasa , 21 Agustus 2018, 11:11 WIB