Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Tuesday, 18 Sya'ban 1440 / 23 April 2019

Anggota DPR Nilai Sukmawati tak Pahami Islam

Selasa 03 Apr 2018 12:26 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Andri Saubani

Sukmawati Soekarnoputri diwawancara media.

Sukmawati Soekarnoputri diwawancara media.

Foto: Antara/Agus Bebeng
Beredar viral puisi 'Ibu Indonesia' yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Sodik Mujahid meminta Umat Islam di Indonesia tidak terpancing dengan penggalan puisi 'Ibu Indonesia' yang dibacakan oleh Sukmawati Soekarnoputri. Sodik menilai, Sukmawati tidak paham tentang ajaran Islam.

Akibatnya, puisi tersebut melecehkan Umat Islam, karena menyinggung cadar dan azan. "Sudah saya katakan itu karena Sukmawati belum bisa menikmati keindahan dan kesyahduan alunan azan dan alunan ayat-ayat Alquran," tegas Politikus Partai Gerinda, saat dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (3/4).

Sodik menyatakan, tidak seharusnya Putri dari bapak Founding Fathers bangsa Indonesia itu membenturkan suatu budaya dengan agama. Sebab bagaimanapun juga sikap merendahkan syariat itu dinilainya bakal memancing ketersinggungan suatu umat beragama. Apalagi, bagi orang-orang beriman syariat seperti adzan dan ayat Al-Quran, kedudukan dan keindahannya di atas budaya seperti kidung.

Baca: Ini Tanggapan MUI Pusat Soal Puisi Sukmawati.

Bahkan, lanjut Sodik, ketika mukmin sedang beraktivitas mereka akan menghentikan kegiatannya saat mendengar azan serta langsung bergerak ke mesjid. "Ribuan orang mukmin bisa menangis ketika mendengar azan dan ayat Alquran. Wajar jika Umat Islam merasa dilecehkan karenanya," tambahnya.

Kemudian, Sodik menilai pemahaman agama Sukmawati dengan ayahnya berbeda. Menurutnya, meski Soekarno bersikap nasional dalam pandangan politik, namun dalam pemahaman syariatnya terbilang sangat baik.

Puisi yang dibacakan Sukmawati sendiri sudah beredar viral di dunia maya. Puisi tersebut dibacakan di ajang Indonesia Fashion Week 2018, Jakata Convention Centre, Rabu (28/3). Hingga berita ini diturunkan, Republika.co.id belum mendapatkan klarifikasi atau konfirmasi dari Sukmawati.

Berikut puisi yang dibacakan Sukmawati:

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam

Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah

Lebih cantik dari cadar dirimu

Gerai tekukan rambutnya suci

Sesuci kain pembungkus ujudmu

Rasa ciptanya sangatlah beraneka

Menyatu dengan kodrat alam sekitar

Jari jemarinya berbau getah hutan

Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia

Saat penglihatanmu semakin asing

Supaya kau dapat mengingat

Kecantikan asli dari bangsamu

Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif

Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam

Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok

Lebih merdu dari alunan azan mu

Gemulai gerak tarinya adalah ibadah

Semurni irama puja kepada Illahi

Nafas doanya berpadu cipta

Helai demi helai benang tertenun

Lelehan demi lelehan damar mengalun

Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah Ibu Indonesia

Saat pandanganmu semakin pudar

Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu

Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA