Wednesday, 5 Rabiul Akhir 1440 / 12 December 2018

Wednesday, 5 Rabiul Akhir 1440 / 12 December 2018

Pengamat: Langkah Airlangga Jadi Cawapres Masih Jauh

Senin 26 Mar 2018 13:40 WIB

Red: Andri Saubani

Jokowi saat bertemu Airlangga Hartarto.

Jokowi saat bertemu Airlangga Hartarto.

Foto: Istana
Airlangga dinilai belum mampu bantu dongkrak elektabilitas Jokowi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pendiri Lembaga Survei Kedai Kopi, Hendri Satrio, melihat, langkah Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, masih jauh untuk menapak ke bursa cawapres Jokowi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Sebab, sosoknya tidak akan memberi kontribusi besar terhadap elektabilitas Jokowi.

Dibanding nama-nama lain yang diusung sebagai cawapres Jokowi, Airlangga hanya unggul dari segi posisinya sebagai ketua umum partai besar di Indonesia, yakni Golkar. "Untuk selebihnya, belum ada (keunggulan) lain, sehingga Airlangga bukan tipikal cawapres yang dibutuhkan Jokowi," ujar Hendri ketika dihubungi Republika.co.id, Senin (26/3).

Untuk meraih elektabilitas tinggi, Jokowi harus mencari pasangan yang memiliki keahlian jelas. Dalam Pilpres 2019, Hendri memandang, ada dua keahlian yang patut dijadikan prioritas, yakni di bidang ekonomi dan mampu menarik umat Islam. Sedangkan, dua keahlian ini tidak dimiliki oleh Airlangga.

Namun, Hendri tidak menampik, kemungkinan itu tetap ada mengingat kondisi politik di Indonesia yang terbilang dinamis dan perjalanan menuju Pilpres 2019 masih panjang. Sudah tiga tahun menjabat sebagai menterinya Jokowi membuat Airlangga kurang lebih memahami karakter dan kemauan Jokowi.

Apabila duet ini benar dipasangkan, Hendri melihat, akan terjadi simbiosis yang unik. Apabila biasanya elektabilitas cawapres mendukung capres, duet Jokowi-Airlangga justru memperlihatkan kebalikannya. "Dari kriteria, yang ditingkatkan elektabilitasnya justru Airlangga. Istilahnya, Airlangga nebeng Jokowi, malah Golkar yang diuntungkan," ucapnya.

Sebelumnya, Airlangga bertemu dengan Jokowidi kawasan Kebun Raya Bogor pada Sabtu (24/3). Pertemuan keduanya menimbulkanberbagai pertanyaan dan kemungkinan, termasuk duet keduanya dalam Pilpres 2019.

Sumber : Adinda Pryanka
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Mengenang Tragedi Rawagede Karawang

Selasa , 11 Dec 2018, 23:21 WIB