Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

Monday, 19 Rabiul Akhir 1441 / 16 December 2019

NU-Muhammadiyah Yakin Indonesia tak akan Bubar

Jumat 23 Mar 2018 23:03 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Andri Saubani

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (dari kiri) memaparkan pendapat saat konferensi pers usai melakukan silahturahim di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (23/2).

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir (dari kiri) memaparkan pendapat saat konferensi pers usai melakukan silahturahim di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (23/2).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
Pernyataan NU dan Muhammadiyah merespons pidato Prabowo Subianto.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA--Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siraj meyakini Indonesia tidak akan bubar seperti yang disampaikan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto beberapa waktu lalu. Kiai Said bahkan meyakini Indonesia akan selama ada.

"Kita yakin Indonesia akan selamanya tetap ada dengan syarat bangsa yang beriman bertakwa, bermoral, berbudaya, insyaallah," ujar Kiai Said,saat menerima kunjungan Pengurus Pusat Muhammadiyah, di PBNU, Jumat (23/3).

Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir mengajak masyarakat optimistis terhadap masa depan Indonesia. Ia meyakini, Indonesia akan tetap utuh karena negara ini merupakan bangsa yang beriman dan bertakwa.

Terlebih para tokoh pendiri bangsa seperti Sukarno telah melatih bagaimana menghadapi segala masalah yang dihadapi. Karena itu, Haedar meminta generasi sekarang harus tidak mudah menyerah terhadap keadaan.

"Indonesia akan bertahan," Hedar menegaskan.

Haedar juga mengingatkan, bahwa Indonesia bukan hanya dalam bentuk fisik. Akan tetapi. Sukarno mengatakan Indonesia pada dasarnya terletak pada filosofi bangsa ini, yakni Pancasila. Maka dari itu, menurut Haedar, Indonesia akan tetap eksis ketika nilai-nilai filosofi tersebut ditanamkan kedalam jiwa.

Berikut video pidato Prabowo yang menyebut Indonesia bisa bubar pada 2030.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA