Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

Saturday, 23 Zulhijjah 1440 / 24 August 2019

Respons Prabowo, KH Ma'ruf: Indonesia Justru akan Makin Kuat

Kamis 22 Mar 2018 19:53 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Andri Saubani

Ketua MUI Ma'ruf Amin memberikan keterangan terkait pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu (28/2).

Ketua MUI Ma'ruf Amin memberikan keterangan terkait pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Negara, Rabu (28/2).

Foto: Republika/Debbie Sutrisno
Prabowo memprediksi Indonesia bisa bubar pada 2030.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin yakin Indonesia tak akan bubar dalam 30 tahun ke depan. Justru, ia menilai Indonesia makin kuat meskipun masyarakatnya majemuk.

"Indonesia makin kuat. Kebangsaannya makin utuh. Waton saya kita Indonesia dicontoh oleh berbagai negara," ujar Ma'ruf di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Kamis (22/3).

Ma'ruf mengatakan, Indonesia akan semakin kuat dengan ideologi Pancasila dan UUD 1945 yang menjadi pemersatu bangsa. Indonesia pun memiliki berbagai kementerian dan juga lembaga untuk menjaga persatuan dan kekuatan bangsa.

Persatuan dan kerukunan bangsa, kata dia, juga dapat dikelola melalui forum kerukunan antargama serta majelis-majelis agama dan juga majelis ulama. Bahkan, negara-negara lain pun saat ini juga mencontoh Indonesia dalam menjaga persatuan dan sikap toleransinya.

Karena itu, ia juga justru mempertanyakan tanda apa saja yang menjadikan Indonesia akan bubar. "Kemudian kita ada paradigma, ukhuwah Islamiyah, ukuwah watoniah, ada dialog-dialog kebangsaan di pusat dan daerah. Semua ini melakukan penguatan terhadap keutuhan bangsa ini. Jadi kalau orang mengatakan Indonesia bubar itu dari mana tandanya? Justru makin kuat," katanya.

Sebelumnya, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut Indonesia akan bubar pada 2030 berdasarkan hasil kajian internasional. Hal ini disebabkan lantaran adanya ketimpangan penguasaan kekayaan dan tanah. Video pidato Prabowo tersebut beredar di media sosial Facebook.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA