Wednesday, 11 Zulhijjah 1439 / 22 August 2018

Wednesday, 11 Zulhijjah 1439 / 22 August 2018

Seskab: Jokowi Cari Cawapres yang Bisa Perkuat Elektabilitas

Selasa 13 March 2018 21:53 WIB

Red: Bayu Hermawan

 Seskab Pramono Anung

Seskab Pramono Anung

Foto: dok. Humas UMM
Pramono yakin Jokowi akan mencari Cawapres yang terbaik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan Presiden Joko Widodo berharap pendampingnya dapat memperkuat elektabilitasnya di pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Pramono yakin Jokowi akan mencari pendamping yang terbaik.

"Siapapun yang disandingkan diharapkan tidak mengurangi elektabilitas Presiden Jokowi, tapi tentunya menambah atau memperkuat elektabilitas," kata Pramono Anung ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (13/3).

Ia menyebutkan sebagai pejawat, Presiden Jokowi dipastikan akan maju kembali karena dukungannya cukup besar. "Hampir semua partai besar sudah memberikan dukungannya, siapa yang akan menjadi wakilnya tentu Presiden Jokowi sangat memperhatikan suara yang muncul di masyarakat," ujarnya.

Pramono menyebutkan siapapun nanti yang akan dipilih oleh Presiden Jokowi yang mendapatkan persetujuan partai partai pendukungnya, itu adalah tokoh terbaik yang dipotret oleh Presiden dan partai partai pendukung.

"Dengan demikian jika nanti disandingkan dengan petahana akan mendapatkan sorotan dari masyarakat. Siapapun yang disandingkan digarapkan tidak mengurangi elektabilitas presiden, tapi tentunya menambah atau memperkuat elektabilitas presiden," ujarnya, berharap.

Pramono melanjutkan, sebagai petahana, Presiden Jokowi sudah mendapatkan dukungan 50 persen lebih dari partai-partai yang suaranya dihitung dari hasil Pemilu tahun 2014. "Ini menjadi modal bagaimana nanti Presiden akan memilih siapa yang akan menjadi wakilnya, termasuk akan berkoalisi dengan siapa saja selain yang sudah ada ini," katanya.

Pramono menambahkan, dalam pemilihan calon wapres, semua faktor akan diperhatikan. "Semua faktor pasti dipertimbangkan karena Indonesia ini sangat beragam dan sangat multikultur, multietnik. Juga keterwakilan itu harus ada bukan hanya di presiden dan wakil presiden saja tapi juga representasi dari kabinet yang ada sekarang ini," tuturnya.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES