Thursday, 24 Syawwal 1440 / 27 June 2019

Thursday, 24 Syawwal 1440 / 27 June 2019

Tidak Ada Ajakan Agar Demokrat Dukung Jokowi

Jumat 02 Mar 2018 06:10 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Didi Purwadi

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan Ketua Komando Tugas Bersama (Kosgama) pemenangan Partai Demokrat untuk Pemilu 2019 Agus Harimurti Yudhoyono pada Kamis (1/3) pagi ini.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan Ketua Komando Tugas Bersama (Kosgama) pemenangan Partai Demokrat untuk Pemilu 2019 Agus Harimurti Yudhoyono pada Kamis (1/3) pagi ini.

Foto: Istimewa
AHY undang Airlangga Hartarto hadir dalam Rapimnas Demokrat pada 10-11 Maret.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menggelar pertemuan dengan Ketua Komando Tugas Bersama (Kosgama) pemenangan Partai Demokrat untuk Pemilu 2019, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di kediaman Airlangga di Kebayoran Baru, Jakarta, pada Kamis (1/3). Ketua DPP bidang media dan penggalangan opini Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, menyebut pertemuan tersebut sebatas pertemuan silaturahim.

Ace menegaskan, pertemuan kedua tokoh parpol itu tidak membahas mengenai ajakan koalisi dengan Partai Demokrat untuk mendukung Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. "Tidak ada pembicaraan itu," kata Ace.

Ace mengatakan pertemuan tersebut hanya merupakan pertemuan silaturahim biasa antara AHY dan Airlangga. Dalam pertemuan tersebut, AHY mengundang Airlangga untuk hadir dalam acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat yang akan dilaksanakan pada 10-11 Maret 2018.

Sementara, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf, mengatakan keputusan arahan dukungan Demokrat pada Pilpres 2019 baru akan dibahas pada Rapimnas mendatang. Partai Demokrat juga akan mengundang Presiden Jokowi dalam rapimnas tersebut.

"Tentunya sekarang sedang dirumuskan, apakah sudah waktunya kami mendeklarasikan atau belum, nanti tentunya bapak ketum akan melihat dan semuanya akan dibicarakan di dalam rapimnas nanti," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA